Dishub DKI surati pengurus gedung sediakan fasilitas pesepeda

Dishub DKI surati pengurus gedung sediakan fasilitas pesepeda

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo. ANTARA/Livia Kristianti

DKI Jakarta menargetkan akan memiliki sekitar 500 kilometer jalur sepeda (dua arah) pada 2022
Jakarta (ANTARA) - Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyurati pengurus gedung di sepanjang 63 kilometer jalur sepeda yang tengah dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta, agar menyediakan berbagai fasilitas bagi pesepeda.

"Saya sudah bersurat sejak bulan lalu pada pengelola gedung yang ada di jalur sepanjang 63 kilometer yang sudah kita siapkan, untuk menyediakan berbagai fasilitas bagi pesepeda," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta, Jumat.

Surat tersebut, kata Syafrin, adalah untuk mempersiapkan tempat parkir, ditambah penyediaan fasilitas mandi yang bentuknya saran.

Baca juga: Jalur sepeda di Jakarta hasil kolaborasi warga dan pemerintah

"Penggunaan sepeda sudah sejak lama disarankan pada pengelola bangunan, untuk menyiapkan shower, fasilitas mandi untuk pegiat sepeda Banyak kantor sudah siapkan. Sementara surat itu untuk masyarakat agar menyiapkan parkir sepeda lengkap dengan penunjuk arah," ucap Syafrin.

Penunjuk arah tersebut, tambah Syafrin, adalah menunjukan arah mulai dari gerbang gedung menuju lokasi parkir sepeda di sana.

"Sehingga para pesepeda tidak bingung lagi mereka akan menyimpan sepedanya dimana, tentu setelah ada parkir sepeda maka untuk kunci diserahkan pada masing-masing pengamanannya," tutur Syafrin.

DKI Jakarta menargetkan akan memiliki sekitar 500 kilometer jalur sepeda (dua arah) pada 2022 dan pada tahun 2019, ditargetkan ada sekitar 63 kilometer.

Dari 63 kilometer, selain fase kedua sepanjang 23 kilometer antara Fatmawati Bundaran HI (dua arah) yang diluncurkan hari ini, jalur sepeda fase satu sudah dimulai tanggal 20 September lalu mulai dari Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Tugu Proklamasi, Jalan Diponegoro, Imam Bonjol, masuk ke Merdeka Selatan, hingga MH Thamrin sepanjang 25 kilometer (dua arah).

Adapun untuk fase tiga, akan dibangun mulai dari Jalan Tomang Raya, Simpang Tomang kemudian belok kanan di Cideng, Cideng Jalan Kebon Sirih, Kebon Sirih dan masuk ke Jalan MH Thamrin yang juga akan menyentuh Matraman hingga Jatinegara-Kampung Melayu, sepanjang 15 kilometer (dua arah) akan diluncurkan November mendatang.

Baca juga: Dishub: Jakarta pernah punya jalur sepeda namun belum terintegrasi

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dishub DKI kurangi usulan anggaran jalur sepeda

Komentar