Mobil pejabat negara mulai tinggalkan kawasan Parlemen

Mobil pejabat negara mulai tinggalkan kawasan Parlemen

Mobil pejabat negara melintas di Jalan Gerbang Pemuda dari arah Asia Afrika menuju jalan layang Semanggi Cawang (Ladogi) usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Minggu (20/10/2019) ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah mobil pejabat negara mulai meninggalkan kawasan Parlemen Senayan usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Minggu sore.

Pantauan Antara mulai pukul 17.20 WIB serangkaian mobil pejabat negara dengan plat kendaraan RI, satu per satu melintasi Jalan Gerbang Pemuda menuju jalan layang Ladogi.

Sejumlah mobil pejabat negara yang melintas tersebut seperti RI 90, RI 68, RI 29, RI 24, RI 40, RI 42 dan RI 12.

Baca juga: Presiden janji sampaikan nama Menteri esok pagi

Kendaraan para pejabat tersebut melintas ke arah Semanggi-Cawang. Selama kendaraan pejabat melintas warga tetap bisa melewati jalan tersebut, petugas hanya mengarahkan warga untuk segera melintas dan tidak berhenti di jalan.

Sementara itu per pukul 17.41 WIB dari arah jalan layang Ladogi menuju Jalan Asia Afrika melintas kendaraan sejumlah tamu negara mulai dari China, disusul Jepang, Laos, Jepang dan Filipina.

Selanjutnya dari arah Jalan Asia Afrika menyusul dua kendaraan milik tamu negara dari Amerika dan Brazil yang melintas di bawah jalan layang Ladogi.

Baca juga: Pelantikan Presiden, Jokowi ingin PDB capai 7 triliun dolar AS di 2045

Pelantikan ini dihadiri berbagai tokoh negara seperti Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono. Hadir pula dalam acara tersebut Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, yang merupakan lawan Jokowi dan Ma'ruf di Pemilihan Presiden 2019.

Joko Widodo dan Ma'ruf Amin resmi menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia setelah memenangkan Pemilihan Presiden dan Wapres 2019, mengalahkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Baca juga: Pelantikan presiden, Jokowi sebut lima prioritas yang akan dikerjakan

Jokowi dan Ma'ruf meraih 85.607.362 suara atau 55,5 persen suara sah dibandingkan Prabowo dan Sandi yang mendapatkan 68.650.239 suara atau 45,5 persen.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden akan lantik Dewas KPK pada Desember

Komentar