Bulu tangkis

PB Exist -PB Jaya Raya juara U-17 Caffino Superliga Junior

PB Exist -PB Jaya Raya juara U-17 Caffino Superliga Junior

Tim beregu putri U-17 PB Exist Jakarta juarai Superliga Junior 2019 di GOR Bulutangkis Magelang, dan berhak membawa pulang piala Yuni Kartika.

Magelang (ANTARA) - Tim beregu putri U-17 PB Exist Jakarta dan PB Jaya Raya putra U-17 juara Caffino Superliga Junior 2019 dalam partai final di GOR Bulutangkis Magelang, Jawa Tengah, Minggu.

Atas kemenangan tersebut tim putri U-17 PB Exist berhasil merebut Piala Yuni Kartika dengan kemenangan 3-1 atas PB Djarum Kudus pada partai final.

Kemenangan tersebut menjadi gelar kedua yang sukses diraih tim beregu putri U-17 PB Exist Jakarta. Sebelumnya, pada Superliga Junior 2017 tim Exist juga berhasil membawa pulang piala yang sama.

Kehilangan gelar di tahun lalu, Siti Sarah Azzahra dan kawan-kawan akhirnya kembali berhasil membawa pulang Piala Yuni Kartika di tahun 2019.

Penentu kemenangan PB Exist pada partai final kali ini datang dari pasangan dadakan Siti Sarah Azzahra/Vyananda Bintang Rackrta. Siti yang merupakan pemain tunggal, mendapatkan kepercayaan untuk bermain rangkap di sektor ganda bersama Vyananda.

Secara mengejutkan, kombinasi Siti/Vyananda mampu memetik kemenangan dua game langsung atas pasangan Febi Setianingrum/Kelly Larissa dengan skor 21-11 dan 21-15 di partai keempat.

Juara beregu putra U-17 Caffino Superliga Junior 2019 diraih PB Jaya Raya Jakarta setelah menang tipis 3-2 atas PB Exist Jakarta dalam final.

Setelah melalui pertarungan sengit di hampir seluruh partainya, tim beregu putra U-17 PB Jaya Raya Jakarta akhirnya berhasil membawa pulang Piala Haryanto Arbi ke markas mereka untuk pertama kalinya dalam sejarah Superliga Junior.

"Dari awal memang targetnya juara dan membawa pulang Piala Haryanto Arbi dan saya puas atas perjuangan anak-anak," kata pelatih tim beregu putra U-17 PB Jaya Raya Jakarta, Erwan Purnomo.

Tiga poin kemenangan yang berhasil direbut PB Jaya Raya datang dari sektor tunggal putra, termasuk Aria Dinata yang turun pada partai terakhir sebagai penentu.

Ia mengakui jika sektor tunggal putranya memiliki kekuatan yang cukup merata dan dipercaya mampu menyumbangkan poin kemenangan untuk tim.

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar