Akademisi: Presiden terpilih Joko Widodo perlu lakukan rekonsiliasi

Akademisi: Presiden terpilih Joko Widodo perlu lakukan rekonsiliasi

Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Budiman Ginting,SH, di Medan. (ANTARA/HO)

Medan (ANTARA) - Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Budiman Ginting,SH, berharap Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin, melakukan rekonsiliasi dengan para tokoh partai politik, dan tokoh agama.

"Rekonsiliasi ini untuk memulihkan kembali hubungan persahabatan pada keadaan semula, menyelesaikan perbedaan, dan memperbaiki kerja sama yang sudah terjalin selama ini," kata Budiman, di Medan, Minggu.

Baca juga: Pelantikan presiden, AMAN ingatkan janji melindungi masyarakat adat

Baca juga: Syukuran PDIP di Tugu Proklamasi berlanjut sampai malam

Baca juga: Pengamat ingatkan Presiden Jokowi merealisasikan janji kampanyenya


Rekonsiliasi ini, menurut dia, juga untuk meningkatkan hubungan yang baik selama ini, dan mendukung program yang dijalankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lima tahun ke depan.

"Pada prinsipnya seluruh rakyat Indonesia harus mendukung kebijakan yang dilaksanakan Presiden Jokowi untuk membangun Indonesia yang lebih maju," ujar Budiman.

Ia mengatakan, Presiden Jokowi merupakan presiden bagi seluruh rakyat Indonesia, dan bukan untuk sekelompok orang, serta harus berlaku adil bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selain itu, Presiden Jokowi harus amanah, dan selalu memperhatikan kehidupan rakyat yang berada di daerah terpencil, serta terisolir.

"Presiden Jokowi juga harus menjaga persatuan dan kesatuan yang kokoh, sehingga tetap terwujud Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang benar-benar kokoh," kata Guru Besar Fakultas Hukum USU itu.

Sebelumnya, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menggelar Sidang Paripurna MPR dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia masa jabatan 2019-2024 pada Minggu (20/10) di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Sabtu, disebutkan sidang paripurna MPR mulai berlangsung pukul 14.30 WIB dan berakhir pada pukul 15.48 WIB.

"Ketua MPR Bambang Soesatyo akan memimpin sidang paripurna dan sidang diikuti seluruh anggota MPR," kata Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah.

Sidang Paripurna MPR dengan agenda tunggal pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden dan KH Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden untuk masa jabatan 2019 – 2024 ini juga dihadiri presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono, serta calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno, dan sejumlah tokoh nasional lainnya.

Pewarta: Munawar Mandailing
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden akan lantik Dewas KPK pada Desember

Komentar