Tiang listrik roboh di Jalan Kebon Jeruk, arus lalu lintas terganggu

Tiang listrik roboh di Jalan Kebon Jeruk, arus lalu lintas terganggu

Tiang listrik PLN roboh dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat di Jalan Raya Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (21/10/2019). (ANTARA/DEVI NINDY)

Jakarta (ANTARA) - Sebuah tiang listrik PLN roboh di Jalan Kebon Jeruk Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengakibatkan arus lalu lintas tersendat di pertigaan Jalan Kebon Jeruk, Jalan Batu Sari dan Jalan Rawa Belong.

Tiang yang roboh tersebut menghalangi lalu lintas dua arah dan berdampak pada kabel udara yang turun yang mengganggu lalu lalang warga maupun kendaraan bermotor

"Tadi sekitar jam 14.00 WIB, tiang tersebut roboh hampir ke arah lapak gigi saya," ujar salah satu saksi mata, Nur di Jakarta, Senin.

Nur mengatakan  sudah hampir sepekan tiang yang berada persis di depan lapaknya tersebut miring dan akhirnya roboh. Tidak ada tanda-tanda seperti angin kencang maupun tumbukan pada tiang itu.

Di sekeliling tiang tersebut, tampak retakan pada cor pedestrian. Jika dihitung jarak antara aspal dan kabel mencapai 3-4 meter.

Baca juga: Tiang bendera roboh timpa kabel listrik di Jalan Lapangan Tembak
Baca juga: Angin kencang landa 5 kecamatan di Jember


Namun untuk mobil minibus, angkutan perkotaan dan motor masih bisa melintas di bawah kabel udara yang menggantung rendah.

Arus listrik di kawasan tersebut dimatikan untuk kelancaran proses evakuasi tiang listrik.

Lokasi tersebut diamankan bersama oleh anggota Polsek Kebon Jeruk, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat dan Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Barat.

Sekitar pukul 16.00 WIB, petugas PLN mendirikan tiang roboh tersebut dengan mesin hidrolik dan memotong kabel utilitas tidak berguna yang memberatkan tiang.

Namun tiang tersebut tidak kuat didirikan, sehingga sempat terjatuh lagi. Kemudian petugas PLN mengganti tiang roboh dengan tiang yang baru.
 

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wapres JK : Jakarta - Jawa Barat perlu sistem energi bertingkat

Komentar