KPPPA dorong peningkatan kapasitas perlindungan anak se-Kota Kendari

KPPPA dorong peningkatan kapasitas perlindungan anak se-Kota Kendari

Kepala Bidang Perlindugan Anak Peyandang Disabilitas dan Psikososial, Asdep PABK Indrawati, saat diwawancara disela-sela kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas perlindungan anak terpadu bagi masyarakat, Senin (21/10/19). (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindugan Anak (KPPPA) mendorong peningkatan kapasitas perlindungan anak melalui pelatihan terpadu berbasis masyarakat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin.

Kepala Bidang Perlindugan Anak Peyandang Disabilitas dan Psikososial, Asisten Deputi (Asdep) PABK Indrawati mengatakan, kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pemberian hak anak.

"Kegiatan ini untuk memberi pemahaman kepada masyarakat agar mencegah banyaknya kasus kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak," kata Indrawati.

Baca juga: KPPPA dorong peningkatan kapasitas perlindungan anak se-Kota Kendari

Indrawati menjelaskan dengan memberi pemahaman kepada masyarakat, maka setiap anak akan mendapatkan setiap hak dan akan mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Yang dimaksud perlindugan anak terpadu masyarakat, kita memberi pemahaman masyarakat sehingga lebih "care" terhadap kasus, tetapi yang kita utamakan yaitu pencegahan terjadinya kasus sehingga tidak sampai berurusan dengan Kepolisian," jelasnya.
Peserta pelatihan peningkatan kapasitas perlindungan anak terpadu bagi masyarakat, di salah satu hotel di Kendari, Senin (21/10/19). (ANTARA/Harianto)

Ia menghimbau, agar masyarakat terus melindungi anak, selalu memberi hak-hak anak, mendengar pendapat anak, memberi hak bermain anak, hak kesehatan, hak pendidikan dan hak yang lainnya.

"Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat meminimalisir adanya kejadian kejadian-kejadian yang melanggar hak anak, sehingga anak itu bisa tumbuh dan berkembang dengan normal di lingkungan keluarga maupun di masyarakat," katanya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari 17 kabupaten/kota diantara, yakni kepala desa, tokoh masyarakat, ibu rumah tangga, dan ibu PKK se-Sultra.

Baca juga: Menteri Yohana kunjungi Puskesmas ramah anak Kendari
 

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar