MTQ se Kota Jakarta Utara diharap jadi siar budaya

MTQ se Kota Jakarta Utara diharap jadi siar budaya

Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko membuka pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXVIII tahun 2019 tingkat Kota Jakarta Utara, Selasa (22/10/2019) (ANTARA/HO/Humas Pemkot Jakarta Utara)

Merupakan hasil kolaborasi pemerintah kota dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jakarta Utara dan Forum Pembauran Kebangsaan Jakarta Utara dalam mempererat persatuan dan kesatuan bangsa
Jakarta (ANTARA) - Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko berharap pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXVIII tahun 2019 tingkat Kota Jakarta Utara dapat menjadi wadah siar budaya.

"Tidak hanya sekadar melaksanakan kegiatan MTQ, tetapi acara ini menjadi sebuah siar budaya, menampilkan keberagaman untuk merajut kesatuan dan persatuan di wilayah Jakarta Utara," kata Sigit saat pembukaan MTQ dirangkaian Kenduri Budaya di Plaza Barat Kantor Walikota Jakarta Utara, Selasa.

Sigit Wijatmoko mengatakan kegiatan itu merupakan wujud nyata kolaborasi pemerintah kota dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jakarta Utara dan Forum Pembauran Kebangsaan Jakarta Utara dalam mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca juga: Tenaga kerja konstruksi wajib miliki sertifikat kompetensi kerja

Baca juga: PPSU Jakarta Utara uji sertifikasi keterampilan kerja jasa konstruksi

Baca juga: Warga Jakarta Utara diajak peduli lingkungan


Keberagaman seni dan budaya ditampilkan dalam parade dan berbagai atraksi, disuguhkan peserta dari enam kecamatan di Jakarta Utara, sejak 22-26 Oktober 2019.

Sigit berharap perlombaan MTQ tahun 2019 itu, dapat melahirkan calon peserta yang dapat mengharumkan nama baik kota Jakarta Utara dalam perlombaan serupa di tingkat provinsi. Sekaligus mengembalikan kejayaan kontingen DKI Jakarta sebagai juara umum seperti pada MTQ ke XXVII tahun 2017 lalu.

Perlombaan itu diisi dengan kegiatan literasi tulis Al Qur'an dengan metode 'follow the line'. Rencananya, puluhan siswa sejumlah sekolah menulis 30 jus ayat suci Al Qur'an selama empat hari berlangsungnya kegiatan.

"Ini akan terus kita kembangkan di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Utara maupun di semua lapisan masyarakat, sehingga makin maju kotanya bahagia warganya," ungkap Sigit.

Peserta literasi tulis Al Quran Hikmah Ramadhan (9) mengaku antusias mengikuti acara literasi tulis Al Qur'an. Meskipun baca tulis Al Quran telah dipelajarinya dari sekolah dan seorang ustadz di sekitar kediamannya.

"Seru banget bisa ikutan seperti ini. Kumpul sama teman-teman lainnya sambil nulis ayat Al Quran," kata Hikmah.

Pewarta: Fauzi
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kabupaten PPU siap gantikan Jakarta sebagai Ibu Kota

Komentar