Mix Martial Art

Adrian Mattheis incar kemenangan atas Stefer Rahardian di Istora

Adrian Mattheis incar kemenangan atas Stefer Rahardian di Istora

Adrian “Papua Badboy” Mattheis (kiri) berhadap-hadapan dengan Stefer “The Lion” Rahardian saat sesi latihan terbuka One Championship ‘Dawn of Valor’ di Jakarta, Selasa (22/10/2019). (ANTARA/Shofi Ayudiana)

Jakarta (ANTARA) - Petarung Adrian Mattheis menargetkan kemenangan Knock Out (KO) saat menghadapi petarung Indonesia lainnya Stefer Rahardian demi menjadi yang terbaik pada kejuaraan tarung bebas internasional One Championship 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (25/10).

“Target menang KO iya karena saya orang striking jadi saya maunya KO,” kata Adrian yang turun di kelas ringan itu di sela latihan bebas jelang pertarungan yang bertajuk ‘Dawn of Valor’ di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa.

Target yang ditetapkan petarung yang berjuluk Papua Badboy itu kemungkinan bisa tercapai mengingat pada pertarungan terakhir, Adrian menang KO saat melawan petarung asal China Liu Peng Shuai, di Kuala Lumpur, Malaysia, Juli lalu.

Baca juga: Adrian-Stefer berebut predikat petarung terbaik Indonesia di One Champ

Untuk menghadapi pertandingan tersebut, Adrian yang merupakan juara strawweight Indonesia itu telah melihat dan mempelajari rekaman pertarungan Stefer. Tak tanggung-tanggung, ia menargetkan bisa menang KO pada ronde kedua.

Meskipun memiliki rekor menang-kalah di MMA sebanyak 12-4, Adrian tak mau terlena dan tetap mengantisipasi Stefer karena lawannya itu belum merasakan juara sejak Mei 2018 dan dihantui kekalahan beruntun pada ajang One Championship.

“Saya menang terus, tapi Stefer beberapa kali kalah jadi dia pasti ingin menang. Tapi Adrian juga tidak mau kalah,” ujarnya.

Sementara itu, Stefer Rahardian mengatakan upaya untuk mengalahkan Adrian tidak bakal mudah, apalagi calon lawan memiliki catatan prestasi kebalikan yaitu baru saja meraih kemenangan empat kali secara beruntun. Namun, ia tetap optimistis dan termotivasi untuk menang.

"Saya datang ke pertarungan ini dengan sangat termotivasi karena saya harus kembali ke jalur kemenangan,” kata petarung berusia 32 tahun yang berjuluk The Lion itu.

“Beberapa pertarungan terakhir saya belum berakhir seperti yang saya inginkan, tapi saya percaya keadaan sekarang berbeda dan lebih dari siap untuk membalikkan keadaan. Adrian adalah petarung yang hebat,” katanya menambahkan.

Baca juga: Stefer Rahardian dihantui kekalahan beruntun di laga One Championship

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar