Lanud Silas Papare salurkan bantuan Presiden Jokowi ke Wamena

Lanud Silas Papare salurkan bantuan Presiden Jokowi ke Wamena

Bantuan dari Presiden Joko Widodo untuk pengungsi dan korban terdampak kerusuhan Wamena belum lama ini yang disalurkan oleh Lanud Silas Papare (ANTARA/HO-Lanud Silas Papare)

Jayapura (ANTARA) - Jajaran Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Silas Papare telah menyalurkan bantuan sebanyak 40 ton bahan pokok dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk masyarakat dan pengungsi usai peristiwa kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso kepada ANTARA di Jayapura, Kamis, mengatakan sebelumnya pihaknya sudah menyalurkan bantuan sebanyak 15 ton dari Presiden Jokowi ke Wamena pada Selasa (23/10).

"Sedangkan sisanya 25 ton, disalurkan pada Rabu (24/10) menggunakan pesawat Hercules C-130/A-1321," katanya.

Baca juga: Lanud Silas Papare kembali terbangkan 104 pengungsi ke Wamena

Baca juga: Tokoh Papua minta Presiden bangun kembali Wamena pascakerusuhan


Menurut Danlanud ,penyaluran bantuan yang menggunakan pesawat Hercules tersebut dilakukan dalam tiga sorti penerbangan Jayapura-Wamena.

"Selain digunakan untuk menyalurkan bantuan Presiden Jokowi, pesawat ini juga dipergunakan guna mendukung proses pemulangan pengungsi dari Jayapura ke Wamena," ujarnya.

Ia menjelaskan bantuan dari Presiden Joko Widodo ini diharapkan dapat membantu meringankan beban pengungsi yang terdampak kerusuhan Wamena belum lama ini.

Senada dengan Tri Bowo Budi Santoso, Kepala Penerangan (Kapen) Lanud Silas Papare Mayor Sus Rindar Noor mengatakan pada Jumat (25/10) pihaknya juga melakukan persiapan guna mendukung penerbangan Presiden RI dan Panglima TNI.

"Rencananya Presiden akan berkunjung ke Wamena untuk bertemu dan berdialog dengan pengungsi serta korban terdampak kerusuhan," katanya.

Baca juga: Presiden pastikan penyaluran bantuan beras tidak terlambat

Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KILAS BALIK 2019 - SEPTEMBER: Dari OTT KPK hingga unjuk rasa tolak revisi UU KPK

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar