Produk Sarinah Home siap tembus pasar ekspor

Produk Sarinah Home siap tembus pasar ekspor

Direktur Perdagangan dan Properti PT Sarinah Indyruwani Asikin Natanegara menunjukkan produk kerajinan produksi Sarinah Home di ajang pameran Hospitality Mozaik Indonesia di Jiexpo Kemayoran Jakarta, Kamis (Dokumentasi PT Sarinah)

sesuai dengan visi misi Sarinah serta tagline Sarinah yaitu the windows Off Indonesia adalah mempromosikan barang-barang berkualitas yang merupakan produksi Indonesia.
Jakarta (ANTARA) - Produk-produk Sarinah Home, anak usaha BUMN ritel PT Sarinah berupa barang-barang furnitur dan dekorasi rumah bernuansa Indonesia siap menembus pasar ekspor dunia terutama di kawasan Eropa dan Timur Tengah.

Direktur Perdagangan dan Properti PT Sarinah Indyruwani Asikin Natanegara di Jakarta, Kamis, mengatakan setelah Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 beberapa waktu lalu kini pihaknya kembali mengikuti ajang Hospitality Mozaik Indonesia dengan memamerkan produk terbaru Sarinah Home berupa furnitur dan dekorasi rumah bergaya kontemporer.

Pameran kali ini lebih khusus interior design di mana pengunjung bisa melihat desain yang sedang tren dan kebanyakan untuk hotel dan restoran serta cottage.

Baca juga: Tingkatkan penjualan, Sarinah gandeng Pegadaian dan Kopi Nusantara

"Mozaik lebih khusus yang berisikan interior design, di sini bisa dilihat design yang lagi trend, biasanya yg datang adalah buyer besar dari Luar Negeri mereka mencari untuk hotel, restoran, Kami ingin sekali masuk jajaran tersebut," ujar Indy disela-sela pameran di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.

Indy panggilan akrab Direktur Sarinah tersebut menjelaskan sesuai dengan visi misi Sarinah serta tagline Sarinah yaitu the windows Off Indonesia adalah mempromosikan barang-barang berkualitas yang merupakan produksi Indonesia.

"Dalam pembuatan produk Sarinah Home, kami memberdayakan pengrajin lokal yang trampil di bidangya. Produk Sarinah Home diharapkan dapat menciptakan kenyamanan dan keindahan di setiap ruang tanpa melupakan kualitas," katanya.

Indy menyatakan, target transaksi pada pameran kali ini bisa melebihi di TEI yaitu sebanyak Rp600 juta karena pada pembukaan pameran sudah ada yang tertarik yaitu Bayer dari Korea.
Baca juga: Funiture Indonesia tembus pasar Eropa

 

Pewarta: Subagyo
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mendorong promosi dan kreativitas furnitur Indonesia

Komentar