Inovasi fashion Ria Miranda dengan teknologi kecerdasan buatan

Oleh Nanien Yuniar

Inovasi fashion Ria Miranda dengan teknologi kecerdasan buatan

Motif kerudung yang diciptakan berdasarkan kolaborasi antara Ria Miranda dengan teknologi kecerdasan artificial (artificial intelligence) Microsoft Rinna di pameran "10 Langkah RiaMiranda", Senayan City, Jakarta, Kamis (24/10/2019). (ANTARA News/Nanien Yuniar)

Jakarta (ANTARA) - Ria Miranda menjadi perancang busana Indonesia pertama yang berkolaborasi dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dari Microsoft Rinna dalam berkarya.

Di pameran "10 Langkah RiaMiranda" di Senayan City, Jakarta, Kamis, terpajang empat kerudung yang motifnya tercipta dari kolaborasi antara Ria dan Microsoft Rinna.

"Ini adalah terobosan, pertama kali di Indonesia," kata Linda Dwiyanti, Director of Marketing and Operations Microsoft Indonesia, di konferensi pers pembukaan pameran "10 Langkah RiaMiranda", Jakarta, Kamis.

Linda menjelaskan, Rinna adalah teknologi kecerdasan buatan untuk meniru pikiran manusia, termasuk menciptakan konten seni. "Rinna" dikembangkan sebagai kecerdasan buatan yang punya kepribadian remaja putri. Teknologi ini sudah hadir sejak dua tahun silam di chatbot aplikasi Line.

"Sekarang Rinna bekerjasama dengan tim Ria Miranda membuat pola desain, pertama kalinya AI kerjas ama dengan industri fashion," jelas Linda.

Setelah Rinna belajar dari 236 seniman ternama di dunia, teknologi ini kini mampu menciptakan pola-pola sesuai asupan inspirasi yang bentuknya kata kunci. Teknologi ini akan membuat motif-motif sesuai kata kunci yang diberikan padanya, seperti youth, vintage, long lasting dan freedom

Baca juga: Ria Miranda dan Cotton Ink hadirkan koleksi kasual untuk Lebaran

Baca juga: Inspirasi busana dan riasan Korea ala Ria Miranda

Oleh Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar