Balap Sepeda

Kawasan Mandeh jadi ikon baru Tour de Singkarak 2019

Kawasan Mandeh jadi ikon baru Tour de Singkarak 2019

Dokumentasi: Pebalap Australia Jesse Ewart dari Team Sapura Cycling, Malaysia (depan) bersama sejumlah pebalap melakukan sprint menuju garis finis etape delapan balap sepeda Tour de Singkarak 2018 di Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (11/11) (Antaranews/Aditya E.S. Wicaksono)

Padang (ANTARA) - Kawasan Wisata Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menjadi ikon baru pada ajang balap sepeda berbalut pariwisata Tour de Singkarak ke-11 yang digelar 2-11 November 2019.

"Kawasan itu merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Sumbar. Namun baru tahun ini masuk jadi jalur balapan. Ini ikon baru pada TdS 2019," kata Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sumbar, Hendri Agung Indrianto di Padang, Kamis.

Ia mengatakan Kawasan Mandeh akan menjadi bagian dari etape 9 sepanjang 107,7 kilometer. Etape itu start di Pantai Carocok Painan dan Grand Finis di Pantai Cimpago Padang.

Rute itu sebelumnya nyaris dibatalkan menjadi bagian dari etape 9, karena kondisi beberapa titik yang dinilai belum mendukung oleh tim teknis. Namun dengan upaya maksimal segala kekurangan pada titik itu bisa diatasi.

Baca juga: Polda Sumbar turunkan ribuan personel amankan Tour de Singkarak

Agung menilai masuknya Kawasan Wisata Mandeh dalam jalur TdS merupakan salah satu hal yang baru dan menyegarkan dari TdS 2019, selain masuknya dua daerah di provinsi tetangga, Jambi.

"Ini bisa jadi etape favorit pebalap tahun ini," katanya.

Jalan di Kawasan Mandeh sepanjang 41,08 kilometer merupakan jalur baru yang selesai dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akhir 2018.

Jalan itu sangat istimewa karena orang yang melintas akan disuguhi pemandangan indah Samudera Hindia hampir sepanjang perjalanan.

Baca juga: Tim lokal ramaikan persaingan Tour de Singkarak 2019

Tour de Singkarak 2019 akan digelar 2-11 November 2019 melintasi 1.363 kilometer yang terbagi atas 9 etape, yaitu:

Etape I (107,3 km) : Start di Pantai Gandoriah (Kota Pariaman) dan finish di Istano Basa Pagaruyuang (Kabupaten Tanah Datar)

Etape II (112, 2 km) : Start di Kantor Bupati Pasaman (Kabupaten Pasaman) dan finish di jam Gadang (Kota Bukittinggi)

Etape III (125,6 km) : Start di air terjun aka barayun (Kabupaten Lima puluh kota) dan finish di Jln. Sudirman (Kota Padang Panjang)

Etape IV (205,3 km) : Start di Kantor Bupati Dharmasraya (Dharmasraya) dan finish di lapangan Segita (Kota Sawahlunto)

Baca juga: Tour de Singkarak 2019 lewati rute sepanjang 1.363 Kilometer

Etape V (206,5 km) : Start di Kantor Dinas Pariwisata Payakumbuh (Kota Payakumbuh) dan finish di Ambun Pagi (Kabupaten Agam)

Etape VI (214,2 km) : Start di Dermaga Singkarak (Kabupaten Solok) dan finish di taman kota Padang Aro (Kabupaten Solok Selatan)

Etape VII (82,9 km) : Start di Air Terjun Telun Berasap (Kabupaten Kerinci, Jambi) dan finish di Dermaga Danau Kerinci (kabupaten Kerinci, Jambi)

Etape VIII (200,4 km) : Start di depan Lapangan Merdeka (Kota Sungai Penuh) dan finish di alun Painan (Kabupaten Pesisir Selatan)

Etape IX (107,7 km) : Start di Pantai Carocok, Painan (Kabupaten Pesisir Selatan) dan finish di Pantai Cimpago (Kota Padang).

Baca juga: Kota Padang jadi lokasi finis Tour de Singkarak 2019

Pewarta: Miko Elfisha
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tour de Singakarak harus dongkrak perekonomian masyarakat

Komentar