Liga Europa

Young Boys tundukkan Feyenoord saat Porto dan Rangers berbagi poin

Young Boys tundukkan Feyenoord saat Porto dan Rangers berbagi poin

Penyerang BSC Young Boys Jean-Pierre Nsame melakukan selebrasi usai mencetak gol dari titik putih ke gawang Feyenoord dalam lanjutan penyisihan Grup G Liga Europa di Stadion de Suisse, Bern, Swiss, Kamis (24/10/2019) setempat. (ANTARA/AFP/Stefan Wermuth)

Jakarta (ANTARA) - BSC Young Boys menundukkan Feyenoord 2-0 dalam laga ketiga penyisihan Grup G Liga Europa pada Jumat dini hari WIB saat di pertandingan lain Porto harus rela berbagi poin dengan tamunya Rangers.

Menjamu Feyenoord di Stadion de Suisse, Bern, Swiss, Young Boys meraih kemenangan berkat dua tendangan penalti yang mereka peroleh dan dimanfaatkan dengan baik oleh Roger Assale dan Jean-Pierre Nsame, demikian catatan laman resmi UEFA.

Kemenangan yang diraih Young Boys berbanding terbalik dengan jalannya pertandingan, di mana Feyenoord memiliki tak kurang 65 persen penguasaan bola. Pun demikian, Feyenoord cenderung gagal mengkonversi dominasi penguasaan bola mereka menjadi serangan yang cukup membahayakan tuan rumah.

Baca juga: Feyenoord tundukkan Porto, Rangers kalah di markas Young Boys

Terlebih lini belakang Feyenoord cukup teledor, termasuk Edgar Ie yang sengaja menghalau bola dengan tangannya untuk menggagalkan peluang Young Boys. Namun tindakan itu dibayar mahal sebab wasit Jakob Kehlet mengganjar Ie dengan kartu kuning dan menghadiahi tuan rumah sebuah tendangan penalti.

Assale memanfaatkan kesempatan itu demi menyarangkan bola ke sudut kiri bawah gawang untuk membuka keunggulan Young Boys pada menit ke-14.

Pada menit ke-27, Young Boys kembali mendapat hadiah tendangan 12 pas setelah Assale dijatuhkan kiper Kenneth Vermeer di area terlarang. Tendangan penalti kedua dihadapi oleh Nsame yang dengan tenang menghujamkan bola ke sudut kiri atas gawang.

Feyenoord berusaha membalas, namun dua tembakan tepat sasaran yang mereka lepaskan lewat Luis Sinisterra dan Orkun Kokcu mampu diamankan kiper David von Ballmoos.

Young Boys sukses mempertahankan keunggulan dua gol hingga laga usai dan mengambil alih posisi puncak klasemen Grup G dengan koleksi enam poin, sedangkan Feyenoord (3) melorot jadi juru kunci karena hasil imbang di pertandingan lainnya.
 
Penyerang Rangers Alfredo Morelos menyapa penggemar usai menahan imbang Porto dalam lanjutan penyisihan Grup G Liga Europa di Stadion Dragao, Porto, Portugal, Kamis (24/10/2019) setempat. (ANTARA/AFP/Miguel RIopa)


Rangers curi poin dari markas Porto

Pertandingan lainnya di Grup G yang berlangsung bersamaan di Estadio Dragao, Porto, Portugal, memperlihatkan wakil Skotlandia Rangers berhasil mencuri satu poin dari markas Porto tersebut.

Setelah tandukan Ze Luis membentur tiang gawang pada menit ke-33, Porto berhasil memecahkan kebuntuan tiga menit kemudian lewat tembakan jarak jauh Luis Diaz yang gagal diantisipasi kiper Allan McGregor.

Sayangnya keunggulan itu tak bertahan lama, sebab semenit jelang turun minum Alfedo Morelos melepaskan tembakan keras yang menaklukkan kiper Agustin Marchesin demi menyamakan kedudukan 1-1 untuk Rangers.

Rangers punya peluang untuk berbalik unggul delapan menit memasuki babak kedua, namun tandukan Morelos kali ini bisa dihalau oleh Marchesin.

Sebaliknya, tuan rumah hampir merestorasi keunggulan mereka jika saja McGregor tak melakukan dua penyelamatan gemilang beruntun pada menit ke-86 untuk menghalau sundulan Tiquinho dan sambaran Bruno Costa yang menyusul.

Hasil imbang itu menguntungkan Rangers yang naik ke posisi kedua sedangkan Porto di urutan ketiga. Pasalnya, meski sama-sama mengoleksi empat poin namun Rangers unggul dari Porto dalam catatan pertemuan keduanya.

Baca juga: Kontra Celtic, Lazio dihukum tutup sebagian tribun stadionnya

Baca juga: Harry Maguire ingin bersama Manchester United untuk waktu yang lama


Berikut hasil pertandingan ketiga Liga Europa Grup G:

BSC Young Boys 2 - Feyenoord 0 (Roger Assale p-14', Jean-Pierre Nsame p-28')
Porto 1 - Rangers 1 (Luis Diaz 36'; Alfredo Morelos 44')

Klasemen Grup G

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar