Menhub ngeband bareng Padi Reborn di stasiun MRT

Menhub ngeband bareng Padi Reborn di stasiun MRT

Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi saat tampil bersama Padi Reborn di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Jumat (25/10/2019) (ANTARA News/Maria Cicilia Galuh)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi tampil bersama Padi Reborn di Stasiun MRT Bunderan HI, Jakarta, Jumat sebagai bentuk dukungan atas dirilisnya album "Indera Keenam".

"Sebuah penantian 12 tahun, suatu kehormatan bagi Padi Reborn bisa berkumpul di salah satu sarana perhubungan transportasi yang jadi kebanggaan Indonesia dan hari ini spesial banget, hari ini kita akan mengajak vokalis dari Elek Yo Band, bapak Budi Karya Sumadi," kata Fadly.

Sebagai pembuka Budi dan Padi Reborn memainkan "Indonesia Pusaka". Pria yang kembali menjabat Menteri Perhubungan itu tidak hanya bernyanyi tetapi juga memainkan gitar akustiknya.

"Mungkin 20 tahun lalu saya mengagumi Padi dan hari ini saya bersama Padi. Walaupun 12 tahun berhenti, tetap luar biasa. Selamat atas album baru "Indera Keenam"," ujar Budi.

Baca juga: Gandeng anak Tora Sudiro, Padi Reborn rilis "Kau Malaikatku"

Baca juga: Padi luncurkan single "Kau Malaikatku"


Budi kemudian juga membawakan lagu Padi yang berjudul "Begitu Indah", dia saling bergantian dengan Fadly untuk mengisi vokalnya.

"Ini adalah salah satu kebanggaan kita, kebanggaan Indonesia memiliki MRT. Sekarang mungkin baru 16 Km, nanti akan jadi 200 Km. Ini menjadi kampanye dari MRT untuk kaum milenial," kata Budi.

Bersama Padi Reborn, Budi juga menyanyikan lagu "Bento" dan mendapat sambutan yang begitu meriah dari pengguna MRT.

Sementara itu, Padi Reborn sendiri menyanyikan beberapa lagu seperti "Mahadewi", "Menerobos Gelap" dan "Terlanjur".

Baca juga: Stephanie Poetri, inspirasi di balik album baru Padi Reborn

Baca juga: Album "Indera Keenam" Padi Reborn, rangkum nostalgia berbalut akustik

Baca juga: Histori Rock Indonesia, era 2000-an banjir musik alternatif

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar