Pelanggan PLN di NTT bertambah 54.438

Pelanggan PLN di NTT bertambah 54.438

Sejumlah pekerja PT PLN (Persero) melakukan perawatan jaringan listrik di Kota Kupang, NTT, Kamis (8/8/2019). ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/wsj.

Kupang (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat jumlah pelanggan listrik bertambah sebanyak 54.438 pelanggan yang menyebar di provinsi berbasiskan kepulauan itu.

"Hingga September 2019, jumlah pelanggan kami mencapai 768.134 atau bertambah 54.438 rumah dari tahun sebelumnya," katanya General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT, Ignatius Rendroyoko di Kupang, Sabtu.

Dia mengatakan, bertambahnya pelanggan ini berkat dukungan pemerintah pusat dan daerah, selain itu dana bantuan sosial PLN, program sinergi BUMN dan beberapa badan usaha lainnya.

Dia menyebutkan, program penyambungan listrik gratis dari berbagai stakeholder telah direalisasikan untuk 21.803 rumah warga di provinsi setempat.

"Karena itu kami mengapresiasi dukungan lintas stakeholder ini karena rumah-rumah warga yang akhirnya bisa menikmati listrik semakin banyak," katanya.

Baca juga: PLN dorong pertumbuhan pengguna industri di Jatim
Baca juga: PLN Kalbar miliki 35 pelanggan premium


Menurutnya, bertambahnya pelanggan juga membuat rasio elektrifikasi di NTT terus bergerak naik hingga kini mencapai 74,4 persen dari sebelumnya sebesar 62 persen.

Sebelumnya, Ignatius mengatakan pihaknya juga sangat berharap dukungan pemerintah daerah setempat untuk menyediakan subsidi penyambungan listrik gratis bagi warganya.

Dia mencontohkan seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sikka di Pulau Flores yang membantu penyambungan listrik gratis kepada sekitar 376 rumah warga selama Februari-Juli 2019.

Dia mengatakan, pihaknya telah berjuang menyiapkan material kelistrikan dan melayani dari sisi pembangkit, transmisi, dan distribusi ke masyarakat atau pelanggan.

Namun, kemampuan masyarakat menyiapkan biaya sambungan listrik ke rumah-rumah perlu dibantu pemerintah setempat.

"Untuk itu kami berharap sinergi pemerintah daerah untuk membantu agar rumah warganya yang selama ini belum menikmati listrik segera tersambung listrik," katanya.

Baca juga: Rasio desa berlistrik di NTT capai 87,95 persen
Baca juga: PLN tambah enam pelanggan premium di Surabaya
Baca juga: Temanggung potensial pelanggan PLN tegangan menengah

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri BUMN resmikan PLTS Pulau Messa

Komentar