Jokowi sebut pilih kader Pemuda Pancasila jadi Menteri karena ini

Jokowi sebut pilih kader Pemuda Pancasila jadi Menteri karena ini

Presiden Joko Widodo (tengah) saat membuka acara Musyawarah Besar X Pemuda Pancasila didampingi sejumlah kader Pemuda Pancasila di Jakarta, Sabtu (26/10/2019). ANTARA FOTO/ HO/Pemuda Pancasila.

Pemuda Pancasila saya yakin akan memberi jalan bagi pencapaian Indonesia yang maju, Indonesia yang sejahtera, karena kita memang bercita-cita di tahun 2045 adalah sebuah Indonesia emas, Indonesia yang memiliki kekuatan ekonomi yang besar
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo mengatakan kalau ada kader organisasi massa Pemuda Pancasila yang ia percaya untuk duduk menjadi Menteri.

Presiden mengatakan ia berharap ormas PP yang dipimpin oleh Japto Soerjosoemarno itu dapat membantu mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045.

"Pemuda Pancasila saya yakin akan memberi jalan bagi pencapaian Indonesia yang maju, Indonesia yang sejahtera, karena kita memang bercita-cita di tahun 2045 adalah sebuah Indonesia emas, Indonesia yang memiliki kekuatan ekonomi yang besar," ujar Jokowi berdasarkan rilis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Pemuda Pancasila: Jangan coba-coba ganggu Presiden Jokowi

Dalam sambutannya pada acara Musyawarah Besar ke-10 Pemuda Pancasila, Jokowi menyatakan Pemuda Pancasila harus bersyukur karena sejumlah kader terbaiknya saat ini berhasil mendapat kepercayaan untuk menduduki posisi penting di sejumlah lembaga tinggi negara.

"Pak Bambang Soesatyo sudah terpilih menjadi ketua MPR RI, kemudian bapak La Nyalla Mattalitti juga terpilih sebagai ketua DPD RI, ada juga kader Pemuda Pancasila yang terpilih menjadi menteri (Pemuda dan Olahraga) Pak Zainuddin Amali, itu yang patut kita syukuri," kata Jokowi yang ikut mengenakan pakaian loreng jingga dalam acara itu.

Baca juga: Presiden hadiri peresmian pembukaan Musyawarah Besar Pemuda Pancasila

Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soelistyo Soerjosoemarno, menyambut baik keinginan Jokowi. Ia mengatakan bahwa ormas Pemuda Pancasila siap turut serta mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

"Kami ini sebagai bagian dari masyarakat adalah untuk bermitra dengan pemerintah dan ormas-ormas lain serta masyarakat, dalam mewujudkan cita-cita proklamasi yaitu mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," ujar Japto.

Japto berharap agar keluarga besar Pemuda Pancasila dalam bermitra dengan pemerintah dapat membantu percepatan dalam mewujudkan cita-cita bangsa tersebut.

"Semoga sebagai mitra pemerintah yang dipimpin oleh Pak Jokowi, kita bisa berjalan berdampingan, apalagi komunikasi kita saat ini berjalan cukup baik," kata dia.

Baca juga: Presiden minta maaf banyak pihak tak terakomodasi dalam kabinet

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden tegaskan tidak akan selamatkan lagi BUMN yang 'sakit'

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar