Satu korban tewas dalam tawuran anak di bawah umur di Tambora

Satu korban tewas dalam tawuran anak di bawah umur di Tambora

Polsek Tambora Jakarta Barat menangkap 27 pelaku tawuran yang seluruhnya merupakan anak di bawah umur yang mengakibatkan satu korban tewas di Jakarta, Sabtu (26/10/2019). (ANTARA/HO/Polres Jakarta Barat)

Jakarta (ANTARA) - Anggota Polsek Tambora Jakarta Barat mengungkap ada seorang korban yang tewas dalam tawuran anak di bawah umur di Kali Pojok Krendang Barat,Tambora Jakarta Barat Sabtu dini hari.

"Korban diketahui bernama Diki Wahyudi (15), warga Angke Barat meninggal akibat luka bacok," ujar Kapolsek Tambora Komisaris Polisi Iver Son Mannosoh di Jakarta, Sabtu.

Diduga puluhan anak di bawah umur terlibat dalam tawuran sebelumnya. Sehingga, anggota kepolisian mengelar operasi cipta kondusif untuk menangkap pelaku aksi tawuran yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

Adapun wilayah yang menjadi target operasi antaranya sekitar kawasan Krendang dan Rusun Angke, Tambora Jakarta Barat.

Dari hasil operasi tersebut di wilayah Krendang, 13 pemuda ditangkap. Selanjutnya, 13 pemuda dan satu perempuan diamankan di wilayah Angke.

Baca juga: Kapolres Jaksel sebut tawuran Manggarai sudah terkendali

Baca juga: Tawuran pelajar di Grogol, korban dibacok dari belakang

Baca juga: Tawuran antarwarga terjadi di kawasan Cipinang


"Dari hasil cipta kondusif, kami berhasil mengamankan 27 orang, yakni 13 orang kelompok Krendang , dan 14 orang kelompok Angke, satu diantaranya wanita. Semuanya di bawah umur," ujar Kanit Reskrim Polsek Tambora Ajun Komisaris Polisi Supriyatin.

"Yang tergolong masih anak-anak sebanyak 19 orang, diantaranya kelompok Krendang 10 orang, dan kelompok Angke 9 orang," ujar dia melanjutkan.

Dari 27 pelaku yang diamankan dilakukan tes urine. Hasilnya, 4 orang positif ganja, 4 orang positif sabu, 13 orang positif tramadol, sedangkan 6 orang negatif.

"Adapun yang tergolong anak dengan hasil positif ganja sebanyak 3 orang dan 13 anak positif tramadol," kata dia.

Dari hasil operasi cipta kondusif tersebut, barang bukti yang dapat diamankan berupa satu bilah senjata tajam jenis celurit besi, dan satu karung batu yang digunakan tawuran.

Hasil pengungkapan, diketahui pelaku pembacokan terhadap korban adalah berinisial TH.

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kolaborasi tiga pilar antisipasi tawuran pelajar di Jakarta Utara

Komentar