Lima berita humaniora teratas selama sepekan

Lima berita humaniora teratas selama sepekan

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kiri) dan Ilham Habibie (kanan). (FOTO ANTARA/HO-Pemprov Gorontalo)

Jakarta (ANTARA) - Lima berita humaniora teratas dalam sepekan mulai pengangkatan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) 2019-2024 hingga permintaan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie pada Ilham Habibie untuk fokus pada teknologi pesawat.

1.Ilham Habibie diminta fokus pada teknologi pesawat

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta putra mantan Presiden BJ Habibie, yakni  Ilham Habibie untuk fokus pada penelitian dan pengembangan teknologi pesawat seperti yang sudah dirintisnya selama ini.

Ilham membidani program Regio Prop, proyek pesawat komersial dalam negeri yang merupakan pengembangan dari N-250.

2.Ida Fauziah, santriwati yang didaulat urusi ketenagakerjaan

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ida Fauziah ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Tenaga Kerja periode 2019-2024. Ida merupakan santriwati lulusan Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.


3. Kebakaran pipa minyak di Km 129 Tol Purbaleunyi, seorang tewas

Seorang petugas operator alat berat dikabarkan tewas akibat kebakaran pipa minyak di lokasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, tepatnya di area kilometer 129 Tol Purbaleunyi, Kota Cimahi, pada Selasa (22/10) 2019.


4.Kemendes: Program P3MD perlu dilanjutkan karena sesuai Nawacita

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menilai Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) dan Program Inovasi Desa (PID) perlu dilanjutkan karena sejalan dengan Nawacita Presiden Jokowi.

5. Nadiem ungkap alasan penunjukannya menjadi menteri

Pendiri Go-Jek Nadiem Makarim mengungkapkan tiga alasan yang menjadi latar belakang penunjukannya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yakni lebih mengerti, belum tentu mengerti, tapi lebih mengerti apa yang akan ada di masa depan

Pewarta: Indriani
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar