Jakarta (ANTARA) - Selain asupan air putih yang mencukupi kebutuhan tubuh, tabir surya dan payung juga penting saat menghadapi suhu panas seperti saat ini.

Baca juga: Berapa SPF ideal tabir surya untuk negara tropis?

"Pakai topi, payung, tabir surya. Bukan masalah jadi hitam tetapi banyak sinar matahari seperti kanker kulit, flek," kata dr Alni Magdalena dari Alodokter kepada ANTARA di Jakarta, Sabtu (26/10).

Baca juga: Lebih baik mana, isotonik atau air putih biasa saat cuaca panas?

Topi atau gunakan payung juga berfungsi mencegah Anda mengalami sunburn atau luka bakar akibat sinar matahari yang terlalu terik. Walau hanya merah-merah pada kulit, itu sudah termasuk luka bakar yang sebenarnya bisa Anda hindari.

Tak hanya orang dewasa, tabir surya juga bisa diberikan pada anak di atas usia satu tahun. Saat ini sudah ada produk yang diperuntukan khusus untuk anak.

Bedanya dengan produk untuk dewasa, tabir surya untuk anak biasanya tidak mengandung bahan tambahan selain bahan dasar tabir surya itu sendiri.

Baca juga: Panas ekstrem? Lakukan hal ini agar tetap bugar

"Sekarang ada tabir surya untuk anak, perbedaannya itu hanya di pembawa atau campurannya. Dipilih bahan yang tidak terlalu keras untuk kulit anak. Hanya bahan dasar tabir surya tanpa tambahan," tutur Alni.

Baca juga: 7 cara manfaatkan tabir surya kedaluwarsa

Alni tak menganjurkan Anda beraktivitas di luar ruangan kecuali untuk keperluan mendesak demi mencegah dehidrasi atau bakan heat stroke.

Selain itu, dia juga tak mengajurkan konsumsi suplemen walau tidak melarangnya.


Baca juga: Ingin dingin, Qatar pasang AC luar ruangan sampai cat aspal jadi biru

Baca juga: Minum air es saat cuaca panas bahaya?

Baca juga: Merasa cuaca sangat panas akhir-akhir ini? Hati-hati "heat stroke"

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019