Jelang kedatangan Presiden Jokowi di Youtefa, pengamanan diperketat

Jelang kedatangan Presiden Jokowi di Youtefa, pengamanan diperketat

Suasana pengamanan Jembatan Merah Putih Youtefa di Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Provinsi Papua, Senin (28/10/2019). ANTARA/Musa Abubar/am.

Tamu undangan beserta wartawan diperiksa ketat ketika hendak masuk ke masuk ke lokasi Jembatan Youtefa di Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Provinsi Papua
Jayapura (ANTARA) - Pengamanan ketat dilakukan oleh aparat keamanan TNI/Polri di sekitar lokasi Jembatan Merah Putih Youtefa, Provinsi Papua, Senin siang, menjelang kedatangan Presiden Joko Widodo untuk meresmikan jembatan tersebut.

ANTARA melaporkan tamu undangan beserta wartawan diperiksa ketat ketika hendak masuk ke masuk ke lokasi Jembatan Youtefa di Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Provinsi Papua.

Presiden Joko Widodo  didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan setelah tiba di Jembatan Merah Putih Youtefa kemudian  dijadwalkan menekan tombol peresmian jembatan sekaligus penandatanganan prasasti.

Selanjutnya, Presiden menggunakan teropong untuk melihat dari lokasi pembangunan Istana Presiden yang berlokasi di Koya, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Jembatan Merah Putih Youtefa dengan panjang 732 meter itu terdiri pada bentangan utama 400 meter , sedangkan jembatan pendekat 332 meter terdiri atas jembatan pendekat dari arah Hamadi 33 meter dan 299 meter dari aran Holtekam.

Jembatan yang menjadi ikon daerah itu didukung pula dengan pelebaran ruas jalan untuk menopang arus lalu lintas di Kota Jayapura dan sekitarnya.

Sebelumnya, Presiden didampingi Ibu Negara mengawali hari kedua kunjungan kerjanya di Provinsi Papua dan Papua Barat dengan bertolak menuju Kabupaten Pegunungan Arfak.

Dari Bandar Udara Domine Eduard Osok, Kota Sorong, Papua Barat, Presiden terlebih dahulu bertolak menuju Bandar Udara Rendani, Kabupaten Manokwari, Minggu (27/10) 2019.

Setibanya di Kabupaten Manokwari, Kepala Negara dan rombongan kemudian melanjutkan perjalanan dengan menumpangi helikopter Super Puma TNI-AU menuju Kabupaten Pegunungan Arfak.

Presiden Jokowi tiba di helipad Bandar Udara Irai, Kabupaten Pegunungan Arfak sekitar pukul 09.40 WIT.

Presiden dan rombongan di tempat itu bertemu dengan sekitar 3.000 masyarakat Kabupaten Pegunungan Arfak di lapangan bola Irai. Presiden juga hadir untuk meninjau Pasar Irai.

Setelah itu, Presiden Jokowi dan rombongan kembali menumpangi helikopter Super Puma TNI AU untuk kemudian lepas landas dari Bandar Udara Irai, Kabupaten Pegunungan Arfak, menuju Bandar Udara Rendani, Kabupaten Manokwari. Dari Kabupaten Manokwari, Presiden Jokowi terbang menuju Bandar Udara Utarom, Kabupaten Kaimana.

Pada sore harinya, Presiden Jokowi diagendakan untuk meninjau fasilitas publik di Kabupaten Kaimana. Presiden Jokowi dan rombongan bermalam di Kabupaten Kaimana dan melanjutkan agenda kerja keesokan harinya bertolak ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya lalu bertolak ke Jayapura untuk meresmikan Jembatan Merah Putih Youtefa.

Baca juga: Masyarakat Papua menunggu peresmian Jembatan Youtefa oleh Presiden

Baca juga: Papua Terkini: Aktivitas Pasar Youtefa Papua sepi

Baca juga: Peserta SMN menilai Jembatan Youtefa bisa menarik wisman


Pewarta: Musa Abubar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wapres Ma'ruf Amin: RI-Korea bukan sekadar hubungan formal kenegaraan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar