Kesaksian pemilik mobil dan kesimpulan Puslabfor ungkap kebakaran SPBU

Kesaksian pemilik mobil dan kesimpulan Puslabfor ungkap kebakaran SPBU

Sejumlah drum tersimpan di dalam kabin mobil Daihatsu Grandmax putih yang terbakar di SPBU Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (11/10/2019). (ANTARA/Andi Firdaus)

Jakarta (ANTARA) -
Kesaksian pemilik kendaraan Daihatsu Grandmax putih dan kesimpulan Pusat Laboratorium Forensik Polri akan menjadi titik terang pengungkapan kasus kebakaran SPBU di Jalan Pagelarang, Kelurahan Setu, Cipayung, Jakarta Timur, pada Jumat (11/10).
 
"Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri sepekan lalu sudah cek lokasi kejadian, tapi hasilnya belum kami terima," kata Kanit Reskrim Polsek Cipayung Iptu Budi Esti di Jakarta, Senin sore.
 
Menurut dia, Tim Labfor sedang memeriksa sejumlah material yang terbakar di SPBU untuk mengungkap penyebab timbulnya api.
 
Menurut Budi, kesimpulan laboratorium akan dicocokkan dengan kesaksian pemilik kendaraan Daihatsu Grandmax putih B 1533 L yang terbakar.
 
Pihaknya telah mendeteksi mantan pemilik kendaraan tersebut berinisial SM berdasarkan pelacakan nomor rangka serta nomor polisi kendaraan.
 
"Masalahnya mobil tersebut sudah yang kesekian kalinya berpindah tangan. Kita masih lacak satu per satu pemiliknya," katanya.

Baca juga: Polisi masih lacak pemilik Daihatsu Grandmax pemicu kebakaran SPBU
Baca juga: Plat nomor mobil yang terbakar di SPBU Setu diduga palsu
 
Berdasarkan hasil rekaman kamera pengawas CCTV, mobil Grandmax menjadi titik awal kemunculan api yang membakar empat mesin dispenser serta atap SPBU.
 
"Pengendaranya laki-laki, dia langsung kabur saat api muncul. Saat ini dia masih berstatus sebagai buron," katanya.
 
Lebih dari dua pekan lamanya pemicu kebakaran SPBU yang menimbulkan kerugian materi Rp500 juta masih misteri.

Hingga kini SPBU bernomor registrasi 3413805 belum beroperasi karena menunggu hasil pengungkapan kasus oleh polisi.
 
Sebelumnya, Kepala Seksi Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman menduga api berasal dari radiasi sinyal ponsel.
 
Namun PT Pertamina dalam keterangannya kepada wartawan menduga kebakaran dipicu modifikasi pada tanki bensin mobil Grandmax, berdasarkan temuan sejumlah selang dan komponen penghubung dari tanki menuju sejumlah drum yang ada di kabin mobil.
Baca juga: Polisi periksa tiga saksi kebakaran SPBU Setu
Baca juga: Polisi libatkan forensik ungkap kebakaran SPBU Setu

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Masyarakat nilai proses pengajuan KPR 0 rupiah lancar

Komentar