Pengembangan startup tetap jadi fokus Kominfo

Pengembangan startup tetap jadi fokus Kominfo

Menteri Komunikasi dan Informatika Kabinet Indonesia Maju, Johnny G. Plate, ditemui di kantor Kominfo di Jakarta, Senin (28/10/2019). (ANTARA/Arindra Meodia)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informatika Kabinet Indonesia Maju, Johnny G. Plate, mengatakan pengembangan startup akan tetap menjadi fokus Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di bawah kepemimpinannya.

"Meneruskan usaha untuk menghasilkan 1.000 startup yang menjangkau rakyat akan menjadi perhatian kita sekaligus juga berusaha meningkatkan kapitalisasi startup-startup kita," ujar Johnny ditemui di kantor Kominfo di Jakarta, Senin.

Johnny mengatakan pemerintah akan mendorong startup memiliki nilai valuasi 1 miliar dolar AS atau yang biasa disebut unicorn. Sementara, para unicorn akan didorong untuk naik status menjadi decacorn, sebutan untuk startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari 10 miliar dolar AS.

Namun, Johnny tidak mau memasang target jumlah startup yang akan menjadi unicorn ataupun decacorn dalam masa kepemimpinannya.

"Saya harus bertemu dulu dengan pelaku usaha. bagaimana kesiapan mereka. kalau mereka siap, kita fasilitasi kita akselerasi untuk kekuatan fondasi perekonomian kita," kata pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Nasdem itu.

Sebab, menurut Johnny, tantangan perekonomian saat ini begitu besar, sehingga diperlukan bagi startup untuk melihat kejelian pasar.

Tantangan lain dalam pengembangan startup adalah Sumber Daya Manusia (SDM).

"Sampai dengan tahun 2030, Indonesia membutuhkan digital talent 113 juta. Yang tersedia sampai 2030 diproyeksikan hanya sekitar 104 juta. Kita akan kekurangan 9 juta digital talent, baik jumlahnya maupun kualitasnya," kata Johnny.

Untuk mendorong jumlah digital talent, Johnny mengatakan Kominfo akan mendorong pendidikan dan vokasi di bidang digital.

"Karenanya kami akan berusaha dari Kementerian ini untuk memastikan pendidikan-pendidikan, literasi-literasi, vocational-vocational, untuk memastikan kita mempunyai skill-skill digital technology manpower," ujar Johnny.

"Kita ingin mempunyai roadmapnya menuju 1000 startup baru, berarti harus banyak sekali ahli-ahli di bidang itu. Kita inginkan unicorn-unicorn yang banyak, kita inginkan tambah banyak decacorn kita, harus banyak SDM yang berkualitas," tambah dia.


Baca juga: Menkominfo Johnny prioritaskan undang-undang yang tertunda

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kominfo dorong deradikalisasi melalui pendekatan budaya berbasis komunitas

Komentar