Kadin: Calon kapolri harus mampu jamin stabilitas keamanan

Kadin: Calon kapolri harus mampu jamin stabilitas keamanan

Dokumentasi - Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pri. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Kami dari pengusaha tentunya mengharapkan penunjukan kapolri baru bisa membangun kestabilan keamanan di seluruh pelosok nusantara, sehingga terjaminnya kondisi berusaha yang stabil
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto menaruh harapan kepada Komjen Pol Idham Azis yang dicalonkan sebagai kapolri oleh Presiden Joko Widodo untuk menjamin kestabilan keamanan di semua wilayah Indonesia secara kondusif dan proaktif.

"Kami dari pengusaha tentunya mengharapkan penunjukan kapolri baru bisa membangun kestabilan keamanan di seluruh pelosok nusantara, sehingga terjaminnya kondisi berusaha yang stabil,” kata Carmelita melalui siaran pers, diterima di Jakarta, Selasa.

Apalagi, kata dia, Pemerintahan Jokowi periode kedua ini memberikan perhatian besar dalam pembangunan sumber daya manusia yang profesional yang merupakan faktor penting untuk dapat meningkatkan investasi.

Baca juga: BPP HIPMI dukung Komjen Idham jadi Kapolri

"Baik investasi luar negeri mau pun dalam negeri. Oleh karena itu, peran Polri dalam menjaga stabilitas keamanan sangat penting," ujarnya.

Sementara Ketua Badan Pengurus Pusat Himpinan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Ajib Hamdani juga berharap Komjen Idham Azis yang menjadi calon tunggal kapolri bisa menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi di Indonesia.

"HIPMI memiliki harapan besar atas kapolri yang baru untuk bisa bekerja sesuai tupoksinya sehingga dunia usaha bisa tumbuh lebih baik. Saya mempunyai harapan besar pak Idham bisa mengemban perannya dengan baik," ucap Ajib.

Baca juga: Bursah Zarnubi dukung penuh Idham Azis jadi Kapolri

Menurut dia, HIPMI berharap bahwa stabilitas ekonomi nantinya dapat diimbangi dengan tindakan penegakan hukum yang adil.

Ia menambahkan bahwa tensi politik saat ini cenderung menurun meskipun masih banyak persoalan radikalisme dan penyebaran hoaks.

"Ini menjadi episentrum masalah kita untuk lima tahun kepemimpinan Jokowi. Saya kira kalau gesekan-gesekan politik saat ini sudah tidak terlalu tajam," ujarnya.

Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian telah berhenti dari jabatan dan anggota Polri karena dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Dalam Negeri.

Komjen Pol Idham Azis menjadi sosok yang diusulkan oleh Jokowi untuk menjadi calon kapolri tunggal.

Baca juga: Pengamat: Menilik rekam jejaknya Idham Azis layak dicalonkan kapolri

Baca juga: Dinilai tak penuhi syarat, IPW minta DPR tolak pencalonan Komjen Idham

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polisi bubarkan massa 9.733 kali dan siagakan 470 ribu personel

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar