PLN pasok listrik 10 destinasi pariwisata prioritas

PLN pasok listrik 10 destinasi pariwisata prioritas

Dokumentasi - Plt Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sripeni Inten Cahyani menyampaikan keterangan kepada wartawan usai bertemu dengan pimpinan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (6/8/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/am/pri.

Penandatanganan MoU ini kita laksanakan atas dasar prinsip kebersamaan saling menghormati dan menguntungkan
Jakarta (ANTARA) - PLN siap memasok listrik untuk 10 (sepuluh) Destinasi Pariwisata Prioritas dan 11 wilayah Shore Connection setelah melakukan penandatanganan tiga Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Pelindo III.

“Penandatanganan MoU ini kita laksanakan atas dasar prinsip kebersamaan saling menghormati dan menguntungkan baik dari sisi potensi maupun nilai strategis,” kata Plt Direktur Utama (Dirut) PLN Sripeni Inten Cahyani di Jakarta, Selasa.

MoU pertama adalah dengan Kemenpar untuk penyediaan Infrastruktur listrik destinasi pariwisata prioritas, PLN berkomitmen memenuhi kebutuhan listrik total sebesar 241.000 kVA, di mana 10 (sepuluh) Destinasi Pariwisata Prioritas tersebut terdiri dari:
1. Danau Toba, Sumatera Utara,
2. Tanjung Kelayang, Bangka Belitung,
3. Tanjung Lesung, Banten,
4. Kepulauan Seribu, Jakarta Raya,
5. Borobudur, Jawa Tengah,
6. Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur,
7. Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB)
8. Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT),
9. Wakatobi, Sulawesi Tenggara,
10. Morotai, Maluku Utara,

Baca juga: Menteri BUMN dorong swasta investasi ke lima destinasi prioritas

Sepuluh Destinasi Pariwisata Prioritas tersebut juga merupakan amanat Presiden Joko Widodo yang disampaikan melalui surat Sekretariat Kabinet Nomor: B652/Seskab/Maritim/2015 tanggal 06 November 2015 perihal Arahan Presiden RI mengenai Pariwisata, dan Arahan Presiden pada Sidang Kabinet Awal Tahun pada tanggal 04 Januari 2016.

Dengan mendukung kebutuhan listrik pariwisata prioritas, perekonomian ke-10 daerah tersebut dapat tumbuh lebih cepat sehingga pada akhirnya menopang peningkatan jumlah wisatawan baik asing maupun lokal.

MoU kedua berisi komitmen PLN dalam memasok tenaga listrik untuk memenuhi kebutuhan daya listrik di 11 (sebelas) lokasi Pelabuhan/Terminal Pelindo III guna mendukung kegiatan operasional pelabuhan, dengan pasokan Tegangan Menengah 20 kV (dua puluh kilo volt) dan total daya sebesar 29.892 kVA.

Adapun ke 11 pelabuhan tersebut diantaranya adalah Bagendang Sampit, Kumai, Batulicin, dan pelabuhan Banjarmasin di Kalselteng, Tenau Kupang dan Maumere di NTT, Lembar di NTB, Tanjung Intan dan Tanjung Emas di DJTY, TPS dan Semen Tuban di Jawa Timur.

Sementara MoU ketiga dengan Pelindo III adalah tentang sinergi kerjasama bidang energi, logistik, kepelabuhanan dan pemanfaatan lahan idle.

Diharapkan melalui kerjasama ini akan terjalin kemitraan dan terwujud sinergi usaha dengan prinsip saling menguntungkan dalam pengembangan dan peningkatan kegiatan dan program kerja, serta terjalinnya hubungan baik jangka panjang antara PLN dengan Kemenpar serta PLN dengan Pelindo III.

Baca juga: Wishnutama diminta tuntaskan Kepres 10 destinasi wisata
Baca juga: Kemenhub tingkatkan keselamatan-keamanan pelayaran destinasi wisata

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PLN berupaya pulihkan jaringan listrik di Lebak

Komentar