PMI Kabupaten Seluma Bengkulu dikerahkan bantu korban banjir rob

PMI Kabupaten Seluma Bengkulu dikerahkan bantu korban banjir rob

Relawan PMI dan petugas BPBD Kabupaten Seluma, Bengkul bersama personel TNI, Polri bersiaga di lokasi bencana banjir rob di Desa Padangbakung dan Muaramaras, Kecamatan Semidangalas Maras. ANTARA/HO-PMI Kabupaten Seluma

Seluma, Bengkulu (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Seluma, Bengkulu mengerahkan relawannya untuk membantu korban bencana banjir rob di Desa Padangbakung dan Muaramaras pada masa tanggap darurat ini.

"Kami sudah berada di lokasi sejak Senin, (28/10) sekitar pukul 23.00 WIB untuk membantu korban banjir rob di Kecamatan Semidangalas Maras ini. Kegiatan tanggap darurat ini bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Seluma," kata Staf Penanggulangan Bencana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Seluma Sahroni melalui sambungan telepon, Selasa.

Menurutnya, dalam aksi ini PMI hanya mengerahkan personel untuk membantu BPBD dalam mendistribusikan barang dan assesment di desa yang terdampak. Personel yang berangkat pun memiliki kapasitas yang memadai dan pengalaman terkait tanggap darurat bencana lokal di Kabupaten Seluma.

Baca juga: BPBA dan BPBD kerahkan alat berat atasi banjir rob di Aceh Barat
Baca juga: 2.000 meter bibir pantai di Aceh Barat terdampak gelombang pasang


Data sementara jumlah rumah yang rusak sebanyak lima unit dan 10 unit rusak ringan, namun warga yang terdampak bencana tersebut masih memilih untuk tetap bertahan di rumahnya masing-masing terkecuali rumahnya yang sudah tidak bisa dihuni lagi.

Hingga saat ini PMI dan BPBD telah memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat melalui aksi kemanusiaan seperti mendistribusikan makanan siap saji dan family kit dari BPBD, sedangkan sari PMI Kabupaten Seluma mengerahkan 10 personel. 

Baca juga: BPBD DKI informasikan potensi rob di wilayah pesisir utara Jakarta
Baca juga: Jakarta dan Semarang miliki pendeteksi banjir pesisir

Pewarta: Aditia Aulia Rohman
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar