Laura Basuki berakting dengan genderuwo di "Kisah Tanah Jawa : Merapi"

Laura Basuki berakting dengan genderuwo di "Kisah Tanah Jawa : Merapi"

Laura Basuki (Antara/Maria Cicilia Galuh)

Jakarta (ANTARA) - Pengalaman tak terlupakan dialami oleh Laura Basuki ketika harus berakting dengan genderuwo di serial "Kisah Tanah Jawa : Merapi".

Namun Laura tidak berakting dengan sosok hantu genderuwo sungguhan, melainkan salah satu aktor lokal Yogyakarta yang didandani dengan riasan dan kostum mirip hantu yang dikenal dengan tubuh besarnya itu.

"Jadi waktu itu ada anak Jogja tingginya dua meter di ruang rias. Ya udah aku pikir dia peran jadi apa lah. Pas aku keluar makan siang masuk lagi itu udah ada genderuwo tinggi gede dan kaget sih," kata Laura Basuki saat berbincang di Jakarta, Selasa (29/10).

Pemeran Nadia dalam serial itu mengatakan bahwa efek riasan yang ditampilkan memang sangat bagus dan sekilas mirip dengan hantu genderuwo sungguhan.

"Terus aku sebisa mungkin menjaga perasaan takut itu, enggak banyak ngobrol, enggak banyak kontak dengan dia supaya pas syuting kamera bisa nangkep ekspresi takut aku," ujarnya.

Serial horor "Kisah Tanah Jawa : Merapi" menceritakan kisah Andi (Deva Mahenra) dan Babon (Joshua Suherman) dalam misi menemukan teman mereka yang hilang, Rio, saat pendakian di Gunung Merapi.

Mereka membentuk tim pendaki, termasuk Nadia (Laura Basuki) dan Dika (Wafda Saifan), pasangan yang baru menikah, Citra (Laura Theux), seorang vlogger, dan Suratno (Tyo Pakusadewo), seorang pemandu gunung.

"Kisah Tanah Jawa: Merapi" menyatukan sutradara kawakan Faozan Rizal (Habibie & Ainun) dan penulis Salman Aristo (Laskar Pelangi) untuk pertama kalinya dalam adaptasi dari buku terlaris tahun 2019 karya Bonaventura Genta dengan nama yang sama.


Baca juga: "Susi Susanti - Love All" lebih dari sekadar film biopik

Baca juga: Laura Basuki bersyukur hidup di masyarakat yang hargai perbedaan

Baca juga: Deva Mahenra cedera saat syuting di hutan lereng Merapi

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar