ETF dukung pembangunan rumah bagi korban bencana di Palu

ETF dukung pembangunan rumah bagi korban bencana  di Palu

Warga korban bencana gempa dan likuefaksi berada di bilik di blok Hunian sementara (Huntara) bantuan Kementerian PUPR di Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (13/3/2019). (ANTARA/MOHAMAD HAMZAH)

Nantinya akan berdiri sebanyak 1.500 rumah di Kelurahan Tondo, Kota Palu dan 1.000 lainnya di Kabupaten Sigi
Jakarta (ANTARA) - Yayasan Eka Tjipta atau ETF mendukung rekonstruksi pascabencana alam dengan pembangunan perumahan Cinta Kasih bagi korban bencana di Palu, Sulawesi Tengah.

"Kami berharap perumahan yang berada di lokasi terbebas dari potensi bencana ini dapat mengembalikan kualitas kehidupan sosial dan ekonomi warga, sekaligus menjadi salah satu komponen awal pengembangan wilayah pascabencana," kata Wakil Ketua Umum ETF, G Sulistiyanto, dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu.

Perumahan bagi korban bencana itu diresmikan Presiden Joko Widodo pada Selasa. Presiden mengapresiasi kecepatan pembangunan berikut kualitas perumahan, dan menginginkan agar hal ini menjadi contoh bagi inisiatif kemitraan penanganan bencana.

Sinar Mas, melalui ETF bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan korporasi lainnya, masing-masing memberikan dukungan senilai Rp100 miliar bagi pembangunan Perumahan Cinta Kasih yang peletakan batu pertamanya dilakukan 4 Maret 2019.

Baca juga: ACT mulai bangun 1.000 hunian untuk korban gempa


"Nantinya akan berdiri sebanyak 1.500 rumah di Kelurahan Tondo, Kota Palu dan 1.000 lainnya berada di Kabupaten Sigi, yang mana setiap rumah menempati tanah seluas 150 meter persegi dengan bangunan berukuran 36 meter persegi," kata dia.

Kemudian fasilitas pendukung seperti klinik, rumah ibadah, sekolah, gedung olahraga, beserta tempat usaha guna mengembalikan denyut aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Direktur ETF, Ardy Chandra mengatakan posisi geografis Indonesia di wilayah rawan bencana membuat ETF menempatkan salah satu program sosialnya berupa pemulihan pascabencana.

Komisaris Sinar Mas yang juga Wakil Ketua Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia Franky O Widjaja, mengatakan pihaknya tak melupakan pertumbuhan dan perkembangan perusahaannya adalah berkat keberadaan serta peran masyarakat.

"Dukungan ini adalah sebagian langkah kami mengembalikan dukungan dari masyarakat tadi," kata Franky.

Bantuan pascabencana di Sulteng bermula pada 15 Oktober 2018, saat ETF bersama Yayasan Buddha Tzu Chi serta TNI membantu pembangunan rumah tinggal berikut infrastruktur layanan publik di Palu dan Donggala.* 


Baca juga: Jokowi apresiasi swasta bantu pembangunan rumah korban gempa Palu
 

Pewarta: Indriani
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Semangat penyintas gempa Palu ikuti pemilu

Komentar