Balap Sepeda

Jambi tak ingin lewatkan momen Tour de Singkarak 2019

Jambi tak ingin lewatkan momen Tour de Singkarak 2019

Arsip - Sejumlah pebalap melintasi finis etape enam balap sepeda Tour de Singkarak 2018 di Payakumbuh, Jumat (9/11) (Antaranews/Aditya E.S. Wicaksono)

Jambi (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi tidak ingin melewatkan momen balapan internasional Tour de Singkarak (TdS) 2019 mengingat tahun ini adalah yang pertama terlibat langsung pada kejuaraan balap sepeda dengan level 2.2 UCI itu yang start dan finisnya di Sumatera Barat itu.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah di Jambi Kamis, mengatakan setelah tiga tahun mengusulkan etape TdS masih masuk ke Jambi akhirnya apa yang diharapkan sukses dan hal tersebut tersebut tidak lepas dari kerja sama Provinsi Sumatera Barat.

Dua daerah di Jambi yang bakal dilalui kejuaraan balap sepeda bergengsi di Tanah Air itu adalah yaitu Etape ke-7 di Kabupaten Kerinci, Jumat (8/11) dan etape ke-8 di Kota Sungaipenuh, Sabtu (8/11). Adapun balapan yang terbagi sembilan etape itu dimulai di Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu (2/11).

"Semua persiapan sudah dilakukan sesuai dengan program. Kita tinggal menunggu pelaksanaannya saja. Makanya kita harus memanfaatkan momen ini termasuk pengembangan pariwisata," kata Johansyah.

Baca juga: Tour de Singkarak 2019 lewati rute sepanjang 1.363 Kilometer

Baca juga: Sumbar upayakan Tour de Singkarak beri dampak ekonomi langsung

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, Ujang Hariyadi menjelaskan rute TdS etape tujuh dilaksanakan selesai shalat Jumat start dari Telun Berasap (Kayu Aro) - Letter W dan finish di Danau Kerinci. Kemudian lanjut etape delapan start Danau Kerinci-Tapan-finish di Pesisir Selatan.

"Sampai saat ini sudah terdaftar 24 negara peserta TdS 2019. Dari konteks kepariwisataan, TdS sangat bagus untuk mempromosikan wisata Kerinci dan Sungaipenuh, ini menjadi ajang promosi dalam rangka memperkenalkan Provinsi Jambi ke luar negeri," kata Ujang.

Dalam rangkaian TdS etape Kerinci dan Sungaipenuh, juga sebelumnya dilakukan Mountain Bike Cross Country (balap sepeda gunung) di Kayu Aro, 1-3 November serta Kejurnas Arung Jeram di Pulau Sangkar Kerinci dan Kenduri Sko.

Ujang menambahkan, TdS masuk peringkat keempat balap sepeda dengan pengunjung terbanyak dan berharap dengan ditambahnya etape bisa meningkatkan jumlah kunjungan, serta berharap TdS etape Provinsi Jambi bisa menghasilkan dampak besar bagi masyarakat termasuk tambahan kunjungan wisatawan ke Kerinci dan Sungaipenuh.

Kepala Dinas Komuniikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Nurachmat Herlambang mengatakan ada dukungan telekomunikasi untuk kejuaraan tersebut yakni melalui Telkom.

"Efek yang paling jelas dengan diselenggarakannya TdS Etape Kerinci dan Sungaipenuh adalah peningkatan infrastruktur, terutama jalan dan rute yang dilalui TdS di Provinsi Sumatera Barat merupakan Kawasan Strategis Nasional dan berharap dukungan Pemerintah Pusat ke Sumatera Barat bisa berimbas ke Provinsi Jambi," kata ," kata Nurachmat.

Baca juga: Kawasan Mandeh jadi ikon baru Tour de Singkarak 2019

 

Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aksi Sosial Peringati HUT Provinsi Jambi ke 61

Komentar