Dirut Pupuk Indonesia terpopuler di media sosial 2019

Dirut Pupuk Indonesia terpopuler di media sosial 2019

Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia Wijaya Laksana mewakili Dirut Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat dalam Jambore PR Indonesia (JAMPIRO), menerima penghargaan "Most Popular Leader in Social Media 2019" dari VP Communication Indonesia Indikator Hannie Kusuma, di Bali, Kamis (30/10/2019). ANTARA/HO/Pupuk Indonesia

Penghargaan ini jelas membanggakan dan menjadi bukti sekaligus apresiasi atas kerja keras kami dalam berkontribusi membangun corporate dan CEO branding serta menyampaikan nilai-nilai Pupuk Indonesia Grup kepada masyarakat luas
Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat mendapat penghargaan Most Popular Leader in Social Media 2019 dari Majalah PR Indonesia dan Indonesia Indicator.

Ia mendapat penghargaan  karena menjadi sosok yang paling sering dibicarakan dengan tone positif di media sosial Facebook, Instagram dan Twitter.

Penghargaan diserahkan VP Communication Indonesia Indikator Hannie Kusuma kepada Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia Wijaya Laksana saat pada acara puncak kegiatan Jambore PR Indonesia (JAMPIRO) di Bali, Kamis.

Baca juga: Pupuk Indonesia sabet penghargaan BUMN terbaik

"Penghargaan ini jelas membanggakan dan menjadi bukti sekaligus apresiasi atas kerja keras kami dalam berkontribusi membangun corporate dan CEO branding serta menyampaikan nilai-nilai Pupuk Indonesia Grup kepada masyarakat luas,” kata Wijaya Laksana.

Selain Direktur Utama Pupuk Indonesia, anak perusahaan Pupuk Indonesia juga meraih penghargaan serupa, antara lain Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi, Direktur Utama PT Pupuk Kaltim Bakir Pasaman, Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja Palembang Mulyono Prawiro.

Di samping itu, Manager Public Relation PT Pupuk Kujang Ade Cahya Kurniawan dan VP Public Relation PT Petrokimia Gresik Muhamad Ihwan juga meraih penghargaan 'Gold Winner - PR Indonesia Rookie Star 2019'.

Baca juga: Pupuk Indonesia gandeng KPK kampanyekan Anti Gratifikasi

"Ini merupakan apresiasi atas kerja keras segenap karyawan dan manajemen perusahaan khususnya tim humas Pupuk Indonesia yang berkontribusi meningkatkan publikasi perusahaan yang konsisten mendukung ketahanan pangan, membantu kesejahteraan masyarakat, hingga menjaga kinerja bisnis yang unggul dan produk yang berdaya saing tinggi," ujar Wijaya.

“Kami akan terus mengembangkan kemampuan. Penghargaan ini akan menjadi pecutan semangat yang dapat memicu tim humas Pupuk Indonesia Grup untuk bertransformasi dalam menyusun program komunikasi dengan menjadikan teknologi informasi, digitalisasi dan social media sebagai kekuatan kami ke depannya,” ungkapnya.

Pupuk Indonesia sepanjang tahun 2018 mencatat berbagai pencapaian positif dibanding tahun sebelumnya, antara lain mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, dengan membukukan pertumbuhan volume penjualan yang menembus 14 juta ton.

Pada tahun 2018 pendapatan perusahaan mencapai Rp69,4 triliun, dengan laba sebesar Rp 4,21 triliun. Pada saat yang bersamaan, Pupuk Indonesia juga mencatatkan kontribusi kepada negara sebesar Rp 6,25 triliun yang terdiri atas total pajak dan deviden.

Baca juga: Pupuk Indonesia siap tindak distributor curang
 

Pewarta: Royke Sinaga
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar