MUI Sumsel optimistis Menteri Agama baru dapat tangkal radikalisme

MUI Sumsel optimistis Menteri Agama baru dapat tangkal radikalisme

Ilustrasi - Anggota TNI berkomitmen memberantas terorisme dan radikalisme di Indonesia. (ANTARA/Edo Purmana)

Makanya harus ada pendamping yang memang ahli di bidang itu sehingga umat Islam tidak merasa disudutkan dan tersudut
Baturaja (ANTARA) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Selatan Aflatun Muchtar optmistis Menteri Agama RI Fachrul Razi yang baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo dapat mengeluarkan kebijakan tepat dalam menangkal terorisme dan radikalisme di Indonesia.

"Apalagi Pak Fachrul Razi dari militer sehingga diyakini dapat menangkal terorisme dan radikalisme sedini mungkin," kata dia saat kunjungan kerja ke Kabupaten Ogan Komering Ulu di Baturaja, Kamis.

Menurut dia, diangkatnya Fachrul Razi sebagai Menteri Agama tentu melalui berbagai pertimbangan dari beberapa aspek, selain aspek agama.

"Karena yang bersangkutan berlatarbelakang militer, aspek kedisiplinan mungkin jadi pertimbangan," katanya.

Baca juga: Tangkal radikalisme, MUI datangi 12 lokasi di Bogor

Latar belakang militer tersebut, kata dia, mungkin menjadi pertimbangan dalam menangkal terorisme dan radikalisme di Indonesia.

"Dengan hadirnya Fachrul Razi, diharap bisa menangkal itu sedini mungkin," kata dia.

Hanya saja, kata dia, untuk menghadapi terorisme dan radikalisme harus didampingi oleh tokoh-tokoh dan ahli agama agar terwujud sinergi yang mantap.

"Makanya harus ada pendamping yang memang ahli di bidang itu sehingga umat Islam tidak merasa disudutkan dan tersudut," katanya.

Ia mengatakan radikalisme dan terorisme bukan hanya menyangkut umat Islam karena Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengajarkan perbuatan jahat.

"Kalau ada yang berlaku demikian, itu hanya individu-individu tertentu saja," katanya.

Baca juga: Mahfud: menangkal radikalisme harus tegas dan transparan
Baca juga: Akademisi: Keluarga berperan dalam menangkal radikalisme

Pewarta: Edo Purmana
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden minta program rehabilitasi sekolah melalui skema bersama

Komentar