Pembangunan jembatan gantung didambakan warga pedalaman Lebak-Banten

Pembangunan jembatan gantung didambakan warga pedalaman Lebak-Banten

Seorang pelajar SD melintasi jembatan gantung Cigedang Kecamatan Banjarsari Kabupate Lebak, Provinsi Bante, penuh hat-hati guna menghindari kecelakaan, bahkan tahun 2018 menimbulkan korban jiwa setelah tali ikat jembatan putus. (FOTO ANTARA/dok(.

Kami berharap pemerintah daerah dapat merealisasikan pembangunan jembatan gantung yang berlokasi di Desa Leuwipuh Kecamatan Banjarsari,karena kondisinya cukup membahayakan
Lebak, Banten (ANTARA) - Masyarakat pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mendambakan pembangunan jembatan gantung Cigedang untuk kelancaran akses lalu lintas sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

"Kami berharap pemerintah daerah dapat merealisasikan pembangunan jembatan gantung yang berlokasi di Desa Leuwipuh Kecamatan Banjarsari,karena kondisinya cukup membahayakan," kata Sidan, seorang tokoh masyarakat di Lebak, Kamis.

Ia mengatakan kondisi jembatan gantung yang dilintasi ratusan warga setiap harinya cukup membahayakan, karena terbuat dari bambu tanpa memiliki kekuatan.

Sebab, kata dia,  jembatan gantung itu hanya diikatnya dengan tali tambang.

Bahkan, jembatan gantung itu menimbulkan kecelakaan hingga warga meninggal dunia setelah tali ikatnya putus.

Karena itu, masyarakat mendambakan pembangunan jembatan gantung dibangun permanen sehingga dapat menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Kami yakin peningkatan ekonomi masyarakat meningkat jika jebatan gantung Cigedang dibangun permanen," katanya. menjelaskan.

Ia mengatakan, jembatan gantung Cigedang sepanjang 20 meter dengan ketinggian delapan meter sudah puluhan tahun belum dilakukan pembangunan.

Saat ini, masyarakat dan pelajar melintasi jembatan gantung Cigedang penuh hati-hati guna mencegah kecelakaan.

Apalagi, katanya, kondisi bambu mulai melapuk dan rawan roboh, bahkan sepeda motor sudah tidak berani melintasi jembatan gantung itu.

"Kami berharap ada yang peduli baik pemerintah, BUMN maupun perusahaan untuk membangun jembatan gantung Cigedang," katanya.

Kepala Desa Leuwiipuh, Kecamatan Bbanjarsari Kabupaten Lebak Ade Yusuf mengatakan pihaknya sudah melaporkan kerusakan jembatan gantung Cigedang ke Pemkab Lebak.

Namun, hingga saat ini belum ada realisasi untuk pembangunan jembatan gantung itu.

"Kami tidak mampu membangun jembatan itu melalui dana desa karena anggaranya cukup besar," katanya.

Baca juga: 315 jembatan gantung di Lebak rusak

Baca juga: 340 jembatan gantung di Lebak tidak layak dilintasi karena tua


Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Lebak Wawan Kuswanto mengatakan sebanyak 360 jembatan gantung di daerah ini kondisinya rusak karena usia,termasuk di Kecamatan Bbanjarsari itu.

Pemerintah daerah dari tahun ke tahun terus melakukan perbaikan pembangunan jembatan gantung.

Pada 2019, Kementerian PUPR juga tahun 2019 mendapat bantuan pembangunan jembatan gantung sebanyak 12 unit.

Pembangunan jembatan gantung tersebut dapat menghubungkan antardesa sehingga dapat menumbuhkan roda perekonomian warga setempat.

"Kami berharap ke tahun 2020 lebih banyak lagi bantuan pembangunan jembatan gantung," demikian Sidan.

Baca juga: Jembatan gantung lapuk di Lebak makan korban jiwa

Baca juga: Jembatan gantung roboh di Lebak siswa libur

Baca juga: Jembatan antarkecamatan di Lebak Banten putus akibat longsor

Pewarta: Mansyur suryana
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemprov Babel kirim relawan dan bantuan ke Lebak

Komentar