Kami berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama prosesnya sudah difinalisasi
Jakarta (ANTARA) - PT MRT Jakarta berharap dapat segera menerbitkan kartu multitrip sebagai alternatif moda pembayaran tiket bagi para pengguna MRT.

"MRT Jakarta juga segera akan mendapatkan izin dari Bank Indonesia untuk menerbitkan kartu multitrip MRT. Kami berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama prosesnya sudah difinalisasi, kami akan menerbitkan kartu multitrip untuk diperjualbelikan," ujar Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar di Jakarta, Kamis.

Wiliam mengatakan bahwa seluruh persyaratan yang dimintakan sudah disampaikan oleh PT MRT Jakarta kepada Bank Indonesia dan diharapkan akan terdapat finalisasi pada 15 November.

Jika rencana penerbitan kartu multitrip tersebut telah disetujui oleh Bank Indonesia, maka PT MRT Jakarta akan menjadi pengelola dari uang elektronik dalam bentuk kartu, seperti halnya operator-operator layanan moda transportasi lainnya.

Saat ini metode pembayaran tiket MRT Jakarta masih menggunakan kartu, apakah itu kartu single trip yang hanya dibeli di loket stasiun MRT Jakarta maupun kartu uang elektronik yang dikeluarkan oleh bank.

Berbeda dengan kartu single trip, kartu multitrip yang akan diterbitkan oleh PT MRT Jakarta dapat diisi ulang saldonya oleh para pengguna MRT di loket stasiun atau ticket vending machine.

Selain kartu multitrip, PT MRT Jakarta juga akan meluncurkan QR Code aplikasi pembayaran bagi para pengguna MRT. PT MRT Jakarta sendiri telah menjalin kerja sama dengan tiga layanan penyedia jasa pembayaran elektronik yakni OVO, Dana dan LinkAja untuk QR Code aplikasi tersebut.

"Kami akan memberikan opsi-opsi ini kepada para penumpang untuk menggunakan moda-moda pembayaran tersebut," kata William.

Baca juga: Ada pelantikan presiden, pengguna MRT Jakarta turun pada Oktober

Baca juga: MRT Jakarta gandeng LinkAJa, OVO, dan Dana

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2019