Bank di Lebanon kembali buka setelah dua minggu demonstrasi

Bank di Lebanon kembali buka setelah dua minggu demonstrasi

Demonstran membawa bendera Lebanon saat aksi protes anti pemerintah di selatan kota Nabatyeh, Lebanin, Kamis (24/10/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Aziz Taher/nz/djo

Beirut (ANTARA) - Bank-bank di Lebanon kembali buka untuk pertama kalinya pada Jumat dan melayani masyarakat seperti biasa setelah tutup selama dua minggu akibat aksi unjuk rasa yang memaksa perdana menteri negara itu mengundurkan diri.

Pada hari pertama bank-bank kembali beroperasi, jumlah warga yang mengantre di sana masih cukup sedikit.

Saat bank buka pada jam 8 pagi, ada sekitar 10 orang yang masuk ke kantor cabang Blom Bank di Jalan Hamra, kata seorang warga yang mengatakan jumlah warga yang berkunjung ke bank bertambah menjadi 20 orang.

Blom Bank merupakan salah satu bank terbesar di Lebanon.

Di Distrik Sodeco, Beirut, sekitar 20 orang mengantre di luar kantor cabang Frasnsabank sementara 15 orang berdiri di luar kantor cabang Bank Audi, kata seorang warga menambahkan.

Sejak pertengahan Oktober, puluhan ribu rakyat Lebanon turun ke jalan memprotes pemerintah soal perekonomian yang memburuk.

Puncaknya pada hari ke-13 aksi massa berlangsung, Perdana Menteri Lebanon Saad al-Hariri mengundurkan diri karena pemerintahan di bawah kendalinya menemui jalan buntu untuk menyelamatkan Lebanon dari krisis ekonomi.

Aksi massa yang berlangsung selama dua minggu itu memaksa sebagian besar bank, pertokoan, perkantoran, dan fasilitas publik lain tutup.

Sumber: Reuters

Baca juga: PM Lebanon mundur di tengah aksi protes

Baca juga: Komando militer Lebanon minta massa buka blokade jalan

Baca juga: Iran desak persatuan partai politik Lebanon pascapengunduran diri PM

 

Pasukan Garuda Favorit Warga Lebanon

Penerjemah: Genta Tenri Mawangi
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar