Menlu Iran menyeru AS kembali pada kesepakatan nuklir 2015

Menlu Iran menyeru AS kembali pada kesepakatan nuklir 2015

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menjabat tangan Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif setelah mengadakan konferensi pers mengenai pertemuan mereka di Moskow, Rusia, Senin (2/9/2019). (REUTERS/Evgenia Novozhenina)

Dubai (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif di Twitter pada Jumat (1/11) mengatakan bahwa sanksi baru Amerika Serikat yang dikenakan pada Teheran menunjukkan kegagalan kebijakan Washington dan AS harus kembali ke perjanjian nuklir tahun 2015 antara Iran dan negara-negara besar,

"Daripada menggali lebih dalam, AS harus meninggalkan kebijakan yang gagal dan kembali ke #JCPOA (kesepakatan nuklir 2015)," Zarif mencuit.

Amerika Serikat, yang keluar dari pakta tersebut tahun lalu dan menerapkan kembali sanksi terhadap Iran, Kamis (31/10) memberlakukan sanksi pada sektor konstruksi Iran dan memperdagangkan empat bahan yang digunakan dalam program militer atau nuklirnya.

"Menundukkan pekerja konstruksi ke #EconomicTerrorism hanya memanifestasikan kegagalan maksimum" tekanan maksimum. AS dapat memberi sanksi kepada setiap pria, wanita dan anak, tetapi orang Iran tidak akan pernah tunduk pada intimidasi," tulis Zarif.

Sumber: Reuters

Baca juga: Zarif: Iran takkan pernah tunduk pada perundungan

Baca juga: AS tolak Menlu Iran kunjungi diplomatnya pengidap kanker

Baca juga: Iran cela sanksi baru AS terhadap akses rakyat Iran ke makanan-obat

Penerjemah: Maria D Andriana
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ratusan pencari suaka di Pekanbaru lakukan aksi damai

Komentar