KLHK ajak generasi milenial kenali keanekaragaman hayati Nusantara

KLHK ajak generasi milenial kenali keanekaragaman hayati Nusantara

Tiga mahasiswa mempelajari keanekaragaman hayati jamur di hutan Cagar Alam Maninjau, Sumatera Barat. (ANTARA/Yusrizal)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ingin mengajak generasi milenial mengenal keanekaragaman hayati Indonesia lewat Keanekaragaman Hayati Nusantara Expo 2019 yang berlangsung  8 November sampai 8 Desember 2019 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

"Sesuai dengan temanya 'Membangun Generasi Milenial Cinta Puspa dan Satwa Nasional untuk Indonesia Unggul', jadi kita mengharapkan kaum milenial lebih banyak hadir di acara Kehati Nusantara Expo dan ikut melestarikan tumbuhan dan satwa Indonesia," kata Kepala Biro Humas KLHK Djati Witjaksono Hadi dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.

Sebalai negara kepulauan yang memiliki 17.000 lebih pulau, Indonesia memiliki banyak spesies tumbuhan dan hewan serta ekosistem unik.

Lebih dari 25.000 jenis tumbuhan berbunga yang tersebar di berbagai bagian Nusantara meliputi 10 persen dari spesies tumbuhan berbunga dunia.

Selain itu, Indonesia memiliki sekitar 500 jenis hewan mamalia, sekira 600 jenis reptil, kira-kira 1.500 jenis burung, kurang lebih 270 jenis amfibi, dan lebih dari 2.500 jenis ikan atau 45 persen dari seluruh jenis ikan di dunia.

Generasi muda perlu mengenali kekayaan keanekaragaman hayati Nusantara tersebut supaya bisa ikut menjaga dan melestarikannya.

Lewat Keanekaragaman Hayati Nusantara Expo 2019 atau Kehati Nusantara Expo 2019 yang digelar untuk memperingati Hari Cipta Puspa dan Satwa Nasional, KLHK ingin menumbuhkan kepedulian generasi muda pada ragam flora dan fauna Indonesia.

"Hari Cinta Puspa ini memang ditujukan untuk para milenial. Jadi bagaimana kami dapat menumbuhkan kesadaran, kecintaan terhadap flora dan fauna Indonesia, terutama satwa liar yang ada di Indonesia," kata Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati KLHK Indra Exploitasia.

Kehati Nusantara Expo 2019 akan meliputi acara bincang-bincang dan edukasi mengenai flora dan fauna, pameran, hingga lomba fotografi, melukis, dan mewarnai.

"Banyak hal bisa dipelajari besok, bagaimana kita mampu untuk merawat satwa untuk bisa tetap lestari di habitat alamnya," kata Indra.

Baca juga:
Keanekaragaman hayati Indonesia terbesar di dunia
Sejuta spesies flora dan fauna terancam punah

 

Pewarta: Katriana
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar