Fadli Zon fokus tingkatkan peran diplomasi parlemen Indonesia

Fadli Zon fokus tingkatkan peran diplomasi parlemen Indonesia

Politisi Partai, Gerindra, Fadli Zon. ANTARA/Sella Gareta

Jakarta (ANTARA) - Ketua Badan Kerjasama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, Fadli Zon, mengatakan, akan fokus meningkatkan peran diplomasi parlemen Indonesia di tingkat regional maupun global.

"Prioritasnya adalah diplomasi parlemen karena tugas tersebut merupakan perintah UU MD3, tidak hanya pengawasan, anggaran dan legislasi," kata dia, di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin.

Dia mengatakan, cukup banyak isu-isu multilateral, internasional, regional dan bilateral yang perlu ditingkatkan peran serta diplomasi karena selama ini DPR RI banyak menghadiri serta berkiprah dalam berbagai forum internasional.

Menurut Fadli, dia telah menyampaikan kepada anggota BKSAP bahwa ke depan akan menjalankan first track diplomacy yang mengutamakan kepentingan nasional dan negara.

Juga baca: Fadli Zon kritisi rencana pemerintah bangun Istana Presiden di Papua

Juga baca: Fadli Zon: KPK seharusnya makin kuat dengan revisi UU

Juga baca: Fadli Zon usulkan bentuk Pansus bahas pemindahan ibu kota

"Hakekat politik luar negeri adalah kepentingan nasional termasuk isu-isu yang akan kami melapis dan dukung diplomasi terkait isu Papua, kita punya forum yang disebut Indonesia-Pacific parlementary partnership," ujarnya.

Selain itu menurut dia, isu-isu 17 poin Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau "SDG" yang merupakan agenda Indonesia dan dunia, isu-isu kawasan perbatasan, regional, konflik, Hak Asasi Manusia, termasuk terkait Palestina.

Fadli mengatakan, agenda terdekat BKSAP adalah menghadiri Konferensi Parlemen Dunia Anti-Korupsi (Gopac) di Doha, Qatar serta agenda multilateral dan agenda regional di Januari 2020.

Pimpinan BKSAP terdiri dari Ketua Fadli Zon (F-Gerindra), Wakil Ketua BKSAP Charles Honoris (F-PDIP), Putu Supadma Rudana (F-Demokrat), Mardani Ali Sera (F-PKS), dan Hafisz Tohir (F-PAN).

Sementara itu anggota BKSAP yaitu:

1. F-PDIP:
Charles Honoris
Irine Yusiana Roba Putri
TB Hasanuddin
Komaruddin Watubun
Johan Budi Sapto
Safaruddin
Yohanis F Lema
I Made Urip
Sihar Sitorus
I Nyoman Parta
Sondang Tiar D Tampubolon
Guruh Soekarno Putra

2. F-Golkar:
Andi Ahmad Dara
Hasnuryadi Sulaiman
Sanjatul Lativa
Ichsan Firdaus
Darul Siska
Puteri Anetta Komaruddin
Adrian Jopie Paruntu
Dyah Roro Esti

3. F-Gerindra:
Fadli Zon
Himmatul Aliyah
Rachel Mariam Sayidina
Andika Pandu Puragabaya
R Wulansari (Mulan Jameela)
Ade Rezki Pratama
Fadhlullah

4. F-NasDem:
Prananda Surya Paloh
Martin Manurung
Muhamad Farhan
Arkanata Akram
Eva Yuliana

5. F-PKB:
Fathan
Luluk Nurhamidah
Yaqut Cholil Qoumas
Syaikhul Islam

6. F-Demokrat:
Putu Supadma Rudana
Muslim
Willem Wandik
Lasmi Indaryani
Didi Irawadi Syamsudin

7. F-PKS:
Mardani Ali Sera
Iskan Qolba Lubis
Surahman Hidayat
Jazuli Juwaini
Sakinah Aljufri

8. F-PAN:
Achmad Hafisz Tohir
AsmanAbnur
Jon Erizal
Andi Yuliani Paris

9. F-PPP:
Muhammad Iqbal
Ema Umiyyatul Chusnah

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komisi X DPR-RI agendakan panggil Pemda untuk Piala Dunia U20

Komentar