Utusan AS sebut aksi Beijing di Laut China Selatan bagai 'penaklukan'

Utusan AS sebut aksi Beijing di Laut China Selatan bagai 'penaklukan'

Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat Robert O'Brien (kiri) berjabatan tangan dengan Perdana Menteri China Li Keqiang dalam pertemuan bilateral di sela-sela KTT ke-35 ASEAN di Bangkok, Thailand, Senin (4/11/2019). ANTARA/Romeo Gacad/Pool via REUTERS/tm

Bangkok (ANTARA) - Utusan Amerika Serikat (AS) untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) para pemimpin di Asia Tenggara mengkritik tindakan China di Laut Cina Selatan yang disengketakan sebagai hal yang mirip dengan "penaklukan".

Utusan tersebut, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Robert O'Brien, mengatakan sengketa di wilayah perairan yang diklaim oleh China dan beberapa negara Asia Tenggara harus ditangani secara damai.

"Menurut kami, sengketa itu jangan ditangani dengan intimidasi atau melalui milisi maritim atau dengan kapal acak atau dengan memagari pulau-pulau," kata O'Brien. "Bukan begitu langkah yang harus dilakukan pada abad ke-21. Itu adalah penaklukan."

Namun demikian, O'Brien mengatakan Washington berupaya membangun "hubungan luar biasa" dengan China. Ia mengatakan kedua belah pihak hampir mencapai satu perjanjian "tahap satu" untuk mulai menghentikan perang dagang 16 bulan antara dua ekonomi terbesar dunia.

Sumber: Reuters

Baca juga: Utusan AS kecam 'intimidasi' China di Laut China Selatan

Baca juga: Jokowi sampaikan pentingnya kepercayaan strategis demi stabilitas LCS

Baca juga: Jalan panjang ASEAN dan China capai COC demi LCS yang damai

 

Laut China Selatan Memanas, TNI Antisipasi

Penerjemah: Maria D Andriana
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar