Harga emas Antam anjlok Rp5.000 per gram, ikuti pasar global

Harga emas Antam anjlok Rp5.000 per gram, ikuti pasar global

Petugas menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas Antam, Jakarta, Senin (9/9/2019). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/ama.

Harga jual kembali (buyback) emas Antam mencapai Rp678.000 per gram, terkoreksi Rp5.000
Jakarta (ANTARA) - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Selasa tercatat Rp758.000 per gram atau anjlok Rp5.000 dibanding hari sebelumnya pada level Rp763.000 per gram.

Sementara harga jual kembali (buyback) emas Antam mencapai Rp678.000 per gram, terkoreksi Rp5.000.

Baca juga: Harga emas batangan turun Rp1.000 per gram

Berdasarkan laman logammulia.com, harga jual emas batangan di gerai Antam seberat 0,5 gram diperdagangkan senilai Rp403.500, 1 gram Rp758.000, 2 gram Rp1.465.000, 3 gram Rp2.176.000, 5 gram Rp3.610.000, 10 gram Rp7.155.000, 25 gram Rp17.780.000, dan 50 gram Rp35.485.000.

Selanjutnya, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp70.900.000, 250 gram Rp177.000.000, 500 gram Rp353.800.000, dan emas seberat 1 kilogram dijual Rp701.600.000.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk pajak penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang nomor pokok wajib pajak (NPWP).

Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara itu, harga emas di pasar internasional di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih rendah pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena kenaikan ekuitas dan dolar AS yang lebih kuat telah mengurangi permintaan terhadap emas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun 0,3 dolar AS atau 0,02 persen, menjadi ditutup pada 1.511,1 dolar AS per ounce.

Baca juga: Harga emas turun, tertekan kenaikan ekuitas dan penguatan dolar AS

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,24 persen menjadi 97,47 pada pukul 18.30 GMT, sesaat sebelum penyelesaian transaksi emas.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Pada pukul 17.35 GMT, Indeks Dow Jones Industrial Average menambahkan 114,75 poin atau 0,42 persen. Indeks S&P 500 naik 11,36 poin atau 0,37 persen, dan Indeks Komposit Nasdaq naik 46,8 poin atau 0,56 persen.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan ekuitas AS. Ketika pasar saham sedang meningkat, investor dapat berhenti membeli aset safe haven dan mengalihkan dananya ke aset-aset berisiko seperti saham.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 1,4 sen atau 0,08 persen, menjadi ditutup pada 18,066 dolar per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 15,3 dolar AS atau 1,6 persen, menjadi 938,7 dolar AS per ounce. Pada akhir pekan lalu, emas berjangka berakhir sedikit lebih rendah karena daya tarik safe haven emas tertekan oleh data ekonomi Amerika Serikat yang positif.

Baca juga: Emas berjangka turun tipis tertekan data ekonomi positif

Pewarta: Royke Sinaga
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar