Warga NTB diminta tak terpancing pernyataan Menpora

Warga NTB diminta tak terpancing pernyataan Menpora

Sekretaris Gerakan Muda Nusa Tenggara Barat (NTB), Iskandar. (ANTARA/Nur Imansyah).

Mataram (ANTARA) - Organisasi kepemudaan di Nusa Tenggara Barat meminta warga di provinsi itu tidak cepat terpancing dengan pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali terkait  penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2021 yang bisa saja dipindah ke Jawa Timur.

Sekretaris Gerakan Muda NTB, Iskandar di Mataram, Selasa, mengatakan pernyataan Menpora Zainudin Amali merupakan bentuk penyemangat bagi masyarakat NTB.

"Pernyataan Menpora itu kita anggap sebagai 'suport'. Jadi jangan mudah terpancing," ujarnya.

Nandar menjelaskan, pada dasarnya kegiatan untuk perhelatan akbar MotoGP 2021 sudah disiapkan oleh pemerintah pusat maupun daerah bersama PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), yakni di sirkuit Mandalika di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah.

Baca juga: Menpora tegaskan dukung MotoGP di Mandalika

"Jangan terlalu dibesarkan-besarkan soal statement pemindahan lokasi sirkuit MotoGP ke Jawa Timur, karena pemerintah secara tegas juga sudah menyatakan Lombok sebagai tuan Rumah MotoGP 2021," ucap Nandar.

Saat ini, kata Nandar, seperti yang diketahui bersama bahwa pengerjaan lokasi sirkuit Mandalika sedang dikebut pengerjaannya, bahkan hingga kini proses pengerjaannya sudah mencapai 30 persen.

"Terus di mana dasar Menpora bilang kegiatan MotoGP mau di pindah ke Jawa Timur," tegasnya.

Menurut dia, seharusnya Menpora pikirkan soal fasilitas olahraga di daerah-daerah yang belum tersentuh seperti di NTB dan wilayah timur Indonesia. Belum lagi, ke depan Indonesia akan menjadi tuan rumah beberapa event internasional dan nasional seperti Piala Dunia U-20, PON di Papua, termasuk MotoGP Mandalika.

"Ingat banyak event olahraga menanti ke depan, ada Piala Dunia yang sudah pasti diselenggarakan di Pulau Jawa dan Bali dan MotoGP di Lombok. Seharusnya ini kita dukung," jelas Nandar.

Ia berharap, masyarakat NTB, khususnya yang berada di lokasi terdekat pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika untuk tetap mendukung pemerintah pusat dan daerah dalam menuntaskan proses pembangunan di kawasan wisata selatan Pulau Lombok tersebut.

"Mari kita fokus mendukung pemerintah dan daerah untuk mempercepat pembangunan sirkuit, apa yang menjadi kendala di lapangan bisa dituntaskan," katanya.

Sebelumnya, Menpora Zainudin Amali saat kunjungan ke Surabaya menyatakan, hingga saat ini belum ada kejelasan apakah MotoGP 2021 memang akan digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok.

"Sampai sekarang belum jelas. Mandalika selama ini ngaku-ngaku saja, itu," ujarnya, Minggu malam (3/11).

Mantan anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Dapil I Jawa Timur itu pun mengatakan, kalau memang Mandalika belum siap, dan Jawa Timur sudah lebih siap, kejuaraan dunia balap motor itu bisa saja pindah ke Jawa Timur.

Namun, Zainudin Amali justru mengaku mendengar rencana pindah lokasi MotoGP 2021 ini dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Iya, tadi Bu Gubernur, kok, sepertinya akan pindah, ya. Tetapi saya belum berani menyatakan seperti itu. Karena Mandalika juga harus mempersiapkan diri. Tapi, sementara sih diputuskan Mandalika," jelasnya.

Baca juga: Gubernur NTB: Pernyataan Menpora soal MotoGP Mandalika sebuah motivasi

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamanan khusus untuk pembangunan sirkuit MotoGP

Komentar