XL Axiata berbagi pengetahuan dunia digital di Aceh

XL Axiata berbagi pengetahuan dunia digital di Aceh

Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi menyerahkan program XL Berbagi Untuk Negeri kepada kepala SMK Negeri 5 Telkom Banda Aceh , Muhammad Husin di Banda Aceh, Selasa

Mereka juga diingatkan tentang rambu-rambu pemanfaatan media sosial dan etika berjejaring di dunia maya yang harus dipatuhi
Banda Aceh (ANTARA) - Perusahaan telekomunikasi XL Axiata mengerahkan karyawannya untuk membagikan pengetahuan penggunaan sarana internet dan digital yang tersedia secara produktif dan positif di kalangan pelajar.

“Pengetahuan terkait pemanfaatan internet secara produktif dan positif di kalangan pelajar yang diselenggarakan sepanjang tahun 2019, khususnya di Banda Aceh merupakan bagian dari Program Berbagi untuk Negeri,” kata Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi di Banda Aceh, Selasa.

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela Program Berbagi untuk Negeri di SMK Negeri 5 Telkom Banda Aceh dengan menyelenggarakan program mengajar untuk siswa dan menyerahkan donasi kuota. 

Baca juga: Pendapatan XL Axiata sembilan bulan pertama 2019 tumbuh 11 persen

Ia menjelaskan penggunaan internet ada yang berdampak negatif dan positif, namun jika pemanfaatan dilakukan secara sehat dan tepat akan mampu memberikan banyak nilai positif dan menghasilkan sesuatu.

Menurut dia, dengan adanya edukasi dan pemahaman yang diberikan kepada siswa terkait penggunaan sarana internet secara bijak, mereka akan menjadi generasi muda yang akan memanfaatkan internet sebagai wahana untuk meningkatkan pengetahuan dan menghasilkan sesuatu yang positif.

Dalam edukasi tersebut, pihaknya juga mengajak para siswa untuk memahami perkembangan teknologi layanan internet dan apa saja yang bisa ditemukan di dunia maya serta mengingatkan perkembangan teknologi digital harus dibarengi dengan berbagai upaya menumbuhkan konten yang bermanfaat.

Baca juga: PT PSN sebut Ubiqu hasilkan layanan internet cepat di Indonesia

“Mereka juga diingatkan tentang rambu-rambu pemanfaatan media sosial dan etika berjejaring di dunia maya yang harus dipatuhi,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut pihaknya juga menyalurkan donasi kuota data untuk mengakses internet guna meningkatkan kualitas aktivitas belajar dan mengajar SMK Negeri 5 Banda Aceh yang diterima langsung Kepala SMK Negeri 5 Telkom Banda Aceh, Muhammad Husen.

Desy menambahkan melalui Program Berbagi untuk Negeri tersebut karyawan XL Axiata sudah membagikan pengetahuannya ke ratusan sekolah di berbagai provinsi di Indonesia.

Program Berbagi untuk Negeri yang telah terlaksana di Pulau Sumatera masing-masing Medan, Aceh, Padang, Pekanbaru, Palembang dan Bandar Lampung.

Head of Sales XL Axiata Sumut Outer - NAD, Oloan Monang Sinambela mengatakan bahwa jaringan data 4G LTE berkualitas XL Axiata hadir di Provinsi Aceh sejak Mei 2017 dan kini telah masuk ke berbagai kota/kabupaten.

Saat ini, infrastruktur jaringan XL Axiata di provinsi yang berada di ujung Barat Kepulauan Nusantara ini didukung sekitar 1.500 BTS, termasuk sekitar 1.100 BTS data (3G dan 4G).

Sementara itu di seluruh Sumatera dan kepulauan, tercatat layanan 4G sudah hadir di 148 kota/kabupaten dan akan terus bertambah tahun ini. Sumatera merupakan wilayah dengan pertumbuhan penggunaan layanan data yang tertinggi di wilayah luar Jawa.

Baca juga: XL Axiata segera hadir di Mentawai

 

Pewarta: M Ifdhal
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah targetkan Aceh sebagai sentra garam Sumatera

Komentar