Nugroho Budi Wiryanto jabat Pangdam III/Siliwangi

Nugroho Budi Wiryanto jabat Pangdam III/Siliwangi

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menghadiri acara lepas sambut Panglima Kodam III/Siliwangi di Graha Tirta Siliwangi, Jl. Lombok No. 10, Kota Bandung, Rabu (6/11/2019). ANTARA/HO Humas Pemprov Jabar/am.

Mudah-mudahan kita bisa menciptakan Jawa Barat dan Banten yang nyaman, aman, dan terkendali, katanya
Bandung (ANTARA) - Komando Daerah Militer III/Siliwangi secara resmi melepas jabatan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi dan menyambut yang baru dalam acara lepas sambut di Graha Tirta Siliwangi, Jalan Lombok Nomor 10, Kota Bandung, Rabu.

Pangdam III/Siliwangi saat ini dijabat oleh Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Nugroho Budi Wiryanto menggantikan Letnan Jenderal (Letjen) TNI Tri Soewandono. Tri sendiri saat ini merupakan Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Sesmenko Polhukam).

Adapun Nugroho sebelum menjabat Pangdam III/Siliwangi menjabat Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan, dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum yang hadiri pada acara lepas sambut Pangdam III/Siliwangi mengatakan, Pemerintah Provinsi Jabar terus berkomitmen melanjutkan kebersamaan dengan semua unsur Forkompimda dalam membangun Jabar, termasuk dengan Kodam Siliwangi di bawah komando Nugroho.

Baca juga: Pangdam Siliwangi akan jabat Sesmenko Polhukam

Menurut Uu, pihaknya tidak bisa kerja sendiri dalam mengelola provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia ini.

“Kita akan melanjutkan kebersamaan dengan Forkopimda yang ada di Jawa Barat, karena pemerintah tidak bisa sendirian, harus bekerja sama dengan seluruh lapisan terutama dengan TNI,” ucap Uu.

“Jawa Barat kita tahu sendiri masyarakatnya banyak, wilayahnya luas. Oleh karena itu, perlu kebersamaan dalam mengelola Jawa Barat, supaya apa yang diharapkan Jawa Barat gemah, ripah, repeh, rapih, lohjinawi dengan jargon Juara Lahir dan Batin dapat tercapai,” tambahnya.

Sementara itu, sebagai Pangdam Siliwangi yang baru, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto meminta kerja sama dengan semua pihak yang ada di Jabar dan Banten demi menciptakan kondisi yang aman dan terkendali.

“Kami datang ke sini tentu masih banyak kekurangan. Kami mohon kerja sama dengan bapak/ibu sekalian baik untuk instansi di luar militer maupun di militer,” kata Nugroho.

Baca juga: Panglima TNI memaparkan potensi kerawanan Pilkada 2020

“Mudah-mudahan kita bisa menciptakan Jawa Barat dan Banten yang nyaman, aman, dan terkendali,” katanya.

Dalam sambutan kesan dan pesannya di acara lepas sambut, Letjen TNI Tri Soewandono yang menjabat sebagai Pangdam Siliwangi selama 11 bulan 8 hari menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Jabar dan Banten.

Tri meyakini bahwa Jawa Barat dan Banten akan menjadi daerah yang selalu aman dan maju. “Kami berterimakasih kepada masyarakat Jawa Barat dan Banten. Saya yakin dengan masyarakatnya yang religius, humanis, daerah ini (Jabar dan Banten) akan selalu aman dan maju,“ ujar Tri.

Baca juga: Panglima TNI sampaikan rencana kerja terkait percepatan Alutsista

Pria kelahiran Surabaya, 21 Desember 1963 itu pun mempunyai prinsip melalui kerja keras dan serius maka segala hambatan dalam tugas akan bisa dilalui. “Apapun tugas yang diberikan tidak boleh menyerah dan harus berhasil,” ujarnya.

Tri memberikan pesan terkait penanganan Sungai Citarum melalui program Citarum Harum. Dia berharap konsep Pentahelix yang diusung Pemda Provinsi Jabar untuk Citarum Harum akan mampu mengatasi pencemaran di Sungai Citarum.

Pewarta: Ajat Sudrajat
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar