Gagal menang dua etape, Jesse Ewart pertahankan yellow jersey

Gagal menang dua etape, Jesse Ewart pertahankan yellow jersey

Jesse Ewart pertahankan yellow jersey meski gagal jadi yang tercepat pada dua etape terakhir. (ANTARA/Miko Elfisha)

Lubuk Basung (ANTARA) - Pebalap Sapura Cycling Team Jesse Ewart tetap mampu mempertahankan "yellow jersey" sebagai pemimpin klasemen umum pebalap tercepat hingga etape V Tour de Singkarak 2019, meski gagal menjadi yang tercepat pada dua etape terakhir.

Ia kokoh di puncak klasemen dengan total waktu 19 menit 13 menit 25 detik, selisih 59 detik dari pembalap satu timnya Cristian Raileanu yang bertengger diurutan kedua dan terpaut 3 menit 12 detik dari Janel Carcueva yang menempati urutan ketiga.

"Rute ini sangat berat tetapi saya berusaha tetap konsisten mempertahankan yellow jersey," katanya usai lomba di Lubuk Basung, Rabu.

Selain jadi pemuncak klasemen umum, Jesse juga tetap mempertahankan green jersey sebagai raja sprint. Gelar itu ia pertahankan sejak etape I hingga etape V.

Sedangkan gelar raja tanjakan (King of Mountain) pada etape V masih dipegang oleh Ismael Grospe Jr dari Go For Gold Philippines dengan total 58 poin.

"Tanjakan ini sangat berat. Namun bagaimanapun beratnya saya tetap fokus untuk mempertahankan polka dot jersey ini," katanya.

Etape V Tour de Singkarak 2019 dari Payakumbuh-Embun Pagi, Agam menempuh jarak 206,5 kilometer. Sebanyak 84 pembalap mengikuti balapan pada hari ke lima iven TdS ke-11 itu.

Pembalap Filipina Jonel Carcueva, berhasil menjadi yang tercepat pada etape itu dan berhasil menyodok ke posisi tiga klasemen sementara dengan catatan waktu 19:16:37.

Ia menggeser posisi Ismael Grospe yang pada etape sebelumnya berhasil menduduki posisi tiga klasmen umum.

Baca juga: Jonel Carcueva pebalap tercepat etape "maut" TdS 2019

Baca juga: Bupati usulkan Kabupaten Agam dilalui empat etape padaTdS 2020

Pewarta: Miko Elfisha
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar