Menteri PPPA: Kekerasan perempuan-anak di NTT prioritas penanganan

Menteri PPPA: Kekerasan perempuan-anak di NTT prioritas penanganan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga, memberikan keterangan kepada wartawan di Bandara El Tari Kupang, Rabu, dalam kunjungan kerja pertamanya ke daerah setempat. ANTARA/Aloysius Lewokeda

Kupang (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, mengemukakan masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi prioritasnya untuk dilakukan upaya penanganan.

"Ke depan masalah ini (kekerasan terhadap perempuan dan anak) di NTT tetap jadi prioritas kami untuk penanganan," katanya kepada wartawan di Kupang, Rabu.
Baca juga: Narapidana pelaku kekerasan terhadap anak paling banyak

Menteri Bintang Puspayoga bersama sejumlah deputi dan rombongan Kementerian PPPA berada di Nusa Tenggara Timur dalam rangka kunjungan kerjanya yang pertama di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Dia mengatakan, terkait masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak di NTT, pihaknya sudah melakukan pendataan terkait persoalan tersebut.

Kementerian PPPA, lanjut dia, memiliki tugas dan fungsi yang bersifat koordinatif terkait penanganan masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Baca juga: Siswa SD Adonara NTT disiksa hingga tewas

"Tidak pada eksekusi, tapi karena itu permasalahan perempuan dan anak, kami tetap koordinasi dan sinergi dengan pemrintah daerah dan kementeria lembaga terkait," katanya.

Dia menambahkan, mudah-mudahan ke depan ada solusi yang terbaik, kita bisa mengentaskan atau menurunkan kekerasan baik terhadap perempuan maupun anak.
Baca juga: Gereja diharapkan mampu atasi kekerasan

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KPPPA beri pelatihan bagi perempuan di pengungsian banjir Lebak

Komentar