Wanita pasar khusus konsumsi kopi Lampung

Wanita pasar khusus konsumsi kopi Lampung

Gubernur Lampung, Wakil Gubernur serta sejumlah Bupati Lampung, tengah menyeduh kopi di Festival Kopi Lampung, Bandarlampung 07/11/2019 (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

mari wanita kita minum kopi bila tidak suka pahit, Lampung Barat menyediakan gula semut asli
Bandarlampung (ANTARA) - Wanita merupakan pasar khusus bagi kopi, sehingga perlu ada peran aktif segala pihak guna meningkatkan konsumsi kopi pada wanita, kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

"Wanita merupakan pasar khusus konsumsi kopi, sebab telah banyak wanita mulai menjadi penggemar kopi, sehingga pelaksanaan event festival kopi Lampung dengan mengusung tema Women and Coffee menjadi gerbang awal kita lebih memperkenalkan kopi Lampung kepada wanita," ujar Arinal Djunaidi, di Bandarlampung, Rabu.

Selama ini mayoritas konsumen kopi adalah para pria. Karena itu, menurutnya, diadakannya ajang ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan kopi robusta Lampung terutama kepada kaum wanita guna meningkatkan kembali konsumsi kopi asli Lampung.

"Lampung sebagai pintu gerbang ekspor kopi yang dikirim secara nasional dan dunia, telah menyumbang nilai ekspor sebanyak 321.000 ton biji kopi sehingga perlu ada upaya untuk meningkatkan mutu, nilai jual dan daya saing kopi, terutama melihat peluang pasar konsumsi kopi wanita," ujarnya.

Menurutnya, wanita memiliki peran penting dalam proses pemetikan hingga penyajian kopi, sehingga perlu ada perhatian khusus untuk meningkatkan konsumsi kopi oleh wanita salah satunya dengan mengusung tema Women and Coffe pada event Festival Kopi Lampung.

 Baca juga: Edukasi kopi robusta Lampung hadir di tengah kaum milenial


Festival kopi Lampung yang mengusung tema Women and Coffee mendapat berbagai tanggapan dari wanita yang hadir dalam malam pembukaan, salah satunya istri Bupati Lampung Barat Partinia Parosil.

"Mari generasi milenial terutama wanita milenial kita mengonsumsi kopi robusta Lampung, sebab dengan mengonsumsi kopi kita mencintai kopi Lampung," ujar istri Bupati Lampung Barat, Partinia Parosil.

Menurutnya, pemerintah telah menetapkan peraturan untuk mengkonsumsi kopi setiap hari Jumat, guna membantu pertumbuhan konsumsi kopi asli Lampung dan wanita perlu ikut serta.

"Telah ada peraturan dari Bapak Gubernur untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari minum kopi, jadi mari wanita kita minum kopi bila tidak suka pahit, Lampung Barat menyediakan gula semut asli sebagai penghilang rasa pahit," ujarnya.

Baca juga: Pelaku UMKM kembangkan kopi durian bubuk khas Lampung

 

Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petani kopi menuju era revolusi pertanian

Komentar