Waspada dampak Siklon Nakri dan sirkulasi siklonik di sejumlah wilayah

Waspada dampak Siklon Nakri dan sirkulasi siklonik di sejumlah wilayah

Sekuel foto kerusakan bangunan rumah dan fasilitas umum/sosial di sejumlah desa di Kabupten Maluku Barat Daya (MBD) akibat dilanda badai Siklon Tropis sejak 7 Mei 2019. (BPBD Maluku Barat Daya)

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk mewaspadai dampak perubahan cuaca, karena saat ini terpantau adanya siklon tropis Nakri di Laut China Selatan bagian utara dan sirkulasi siklonik di beberapa wilayah yang dapat berdampak potensi hujan lebat dan angin kencang di sejumlah daerah di Indonesia.

Informasi yang diterima dari Humas BMKG Taufan Maulana di Jakarta, Kamis, terpantau sirkulasi siklonik di Vietnam (level 925/850hpa), sirkulasi siklonik di Samudera Pasifik utara Papua (level 925/700 hPa), sirkulasi siklonik di utara Australia (level 925/900 hPa), serta sirkulasi udara tertutup di Papua Barat.

Untuk itu BMKG memprediksi dalam tiga hari ke depan (7-9/11) beberapa wilayah Indonesia berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang dampak dari siklon dan sirkulasi siklonik tersebut.

Sirkulasi siklonik adalah pusaran angin yang membawa massa udara atau uap air sebagai faktor utama pembentuk awan yang akan bergerak ke arah pusaran angin tersebut.

Baca juga: Siklon tropis Laut China Selatan sebabkan Nunukan diguyur hujan

Konvergensi terdapat di wilayah Laut Andaman, Kalimantan bagian utara, dan Samudera pasifik utara Papua.

Terpantau adanya belokan angin di wilayah Sumatera bagian utara dan tengah, Kalimantan bagian barat, tengah dan timur, Sulawesi bagian tengah, Maluku bagian tengah, Papua barat dan Papua.

Low level jet stream dengan kecepatan angin dapat mencapai lebih 25 knot berpotensi terjadi di Laut China Selatan bagian utara, dan Samudera Hindia selatan Jawa Barat.

Dari pantauan BMKG terjadi potensi hujan lebat pada Kamis (7/11) di Wilayah Riau, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Utara.

Baca juga: Sejumlah perairan berpotensi gelombang tinggi dampak siklon tropis MUN

Pada Jumat (8/11) hujan lebat masih berpotensi terjadi di Riau dan Kalimantan Utara. Sementara Sabtu (9/11) berpotensi di wilayah Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Utara dan Gorontalo.

Sedangkan hujan lebat disertai angin kencnag berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Papua pada Kamis (7/11) dan esok hari (8/11) di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Barat dan Papua.

Untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Jawa Barat, Jabodetabek, Kalimantan Barat dan Papua diprediksi masih berpeluang terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir pada Sabtu (9/11).

Baca juga: 196 rumah di MBD rusak terdampak badai Siklon Tropis

 

Pewarta: Desi Purnamawati
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Siklon Tropis Kammuri sebabkan curah hujan di Kepri minim

Komentar