SEA Games 2019

Timnas catur Indonesia targetkan dua emas SEA Games

Timnas catur Indonesia targetkan dua emas SEA Games

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Percasi Kristianus Liem (kiri), Ketua Umum Percasi DKI Jakarta Ricardo, dan atlet catur Upik dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (7/11/2019). ANTARA/Shofi Ayudiana/am.

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional catur Indonesia menargetkan dapat merebut dua medali emas pada ajang multi even SEA Games 2019 di Filipina, November hingga Desember mendatang.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi), Kristianus Liem mengungkapkan dua emas tersebut diprediksi dapat diperoleh dari nomor putri.

Menurutnya, dengan melihat peta kekuatan tim putri, level Indonesia berada di atas tuan rumah dan sejajar dengan Vietnam sebagai negara yang memiliki dua Grand Master.

Baca juga: Pecatur Indonesia berpeluang besar dulang medali emas

"Kita kuat di putri, ada Irene dan Medina. Setelah membaca kekuatan peta nomor putri, Filipina cuma punya satu GM dan di bawah kita. Nah di Vietnam punya banyak GM, ya 50:50 lah sama kita. Kalau putra, Vietnam kuat banget," ujar Kristianus di Jakarta, Kamis.

Namun Kristianus mengaku bahwa itu hanyalah target medali yang memang harus disetorkan ke Komite Olimpiade Indonesia. Dirinya sebenarnya tak membebani para atletnya dengan target medali emas pada pesta olahraga dua tahunan itu.

Agar tidak menimbulkan perasaan diunggulkan dan tidak, Kristianus juga enggan menerapkan target medali pada salah satu pemain. Menurutnya hal itu justru akan memengaruhi performanya saat bertanding.

Baca juga: PB Percasi soroti masalah mental pecatur jelang SEA Games 2019

“Peluang medali cukup terbuka di SEA Games. Tapi saya gak suka targetin angka karena nanti anaknya terbebani dan mainnya gak lepas,” ucapnya.

“Ada pemain yang gak kuat kalau dibebani emas. Target jelas ada tapi gak dibebanin ke orang tertentu, karena biar semua tampil maksimal,” katanya menambahkan.

Sebagai persiapan menjelang SEA Games, tim catur kini tengah mempersiapkan diri untuk mengasah mental bertanding. Beberapa pemain menurutnya kerap masih merasa tidak percaya diri saat menghadapi lawan yang kuat.

Baca juga: Indonesia akan lahirkan Grand Master catur setelah 15 tahun

Tim juga sudah melakukan uji coba hingga ke Swiss. Terakhir kali, mereka bertolak ke India pada Oktober lalu.

“Kemarin friendly match biar kami mainnya maksimal dan jelas lawannya. Uji coba bagus sekali karena kelemahan pemain gampang kelihatan, tapi begitu lawannya kuat kita gak boleh salah,” ucapnya.

Cabang olahraga catur dipertandingkan kembali di SEA Games 2019 setelah pada dua periode sebelumnya tim Indonesia absen menyumbangkan medali.

Namun, pada SEA Games 2013 di Myanmar, tim Merah Putih berhasil melebihi target perolehan medali dengan memborong total 16 medali terdiri dari lima emas, empat perak, dan tujuh perunggu.

Sebanyak 10 atlet terdiri dari 6 putra dan 4 putri akan turun dalam SEA Games Filipina. Percasi pun optimistis tim catur Indonesia bisa mengulang kembali prestasi yang ditorehkan pada SEA Games Myanmar 2013.

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar