Kompetisi freediving Sabang dongkrak perekonomian masyarakat

Kompetisi freediving Sabang dongkrak perekonomian masyarakat

Atlet selam bebas menenangkan diri sebelum menyelam di Teluk Balohan dalam Sabang International Freediving Competition (SIFC) 2019, di Sabang, Kamis (7/11/2019). (ANTARA/Khalis)

Freediving itu menjadi favorit wisatawan untuk menikmati keindahan pulau terluar paling barat Indonesia itu.
Sabang (ANTARA) - Pemerintah Kota Sabang menggelar kegiatan Sabang International Freediving Competition (SIFC) 2019 selama 2-7 November bertujuan mempromosikan wisata bahari kota setempat sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sabang, Murdiana di Sabang, Kamis, menyebutkan perhelatan SIFC tahun ini diikuti sebanyak 40 peserta dari 17 negara.

Freediving itu menjadi favorit wisatawan untuk menikmati keindahan pulau terluar paling barat Indonesia itu.

Kata dia, para peserta telah tiba di Sabang sejak dua pekan sebelum kompetisi itu dimulai. Mereka berlatih terlebih dahulu untuk mengenal kondisi laut Pulau Weh itu sebelum bertanding.

Karena itu, kata dia, selama di Sabang para peserta melakukan banyak aktivitas yang berdampak pada perekonomian masyarakat.

Baca juga: Kemenpar promosikan potensi wisata Cilacap melalui olahraga selancar

"Mereka datang ke sini membawa tim, bahkan ada juga yang membawa keluarga. Jadi saat di sini mereka menginap, berbelanja, menyewa mobil, motor dan banyak lainnya, tentu ini berdampak bagi perekonomian masyarakat kita," kata dia.

Dia mengatakan SIFC itu rutin dilakukan setiap tahun untuk mempromosikan wisata bahari Kota Sabang. Kegiatan ini saban tahunnya juga diharapkan dapat terus mendongkrak kunjungan wisatawan.

"Tujuan acara ini juga memperkenalkan diving sport di Kota Sabang. Memang ini termasuk olahraga ekstrem, ini juga sport tourism, tapi para diver sangat antusias mengikuti kompetisi freediving ini," katanya.

Selain itu, Murdiana juga mengatakan Teluk Balohan itu terletak tidak jauh dari kawasan Pelabuhan Balohan Sabang. Kini pemerintah sedang merampungkan pintu masuk kota Sabang tersebut. Setelah itu mereka juga akan melakukan pembangunan sarana prasarana di lokasi Teluk Balohan itu untuk olahraga tersebut.

"Mudah-mudahan 2020 pelabuhan ini selesai direnovasi dan harapan kami tahun depan juga akan dibangun sarana prasarana di lokasi Tel Balohan itu," katanya.
Baca juga: Presiden Jokowi minta Jembatan Youtefa dijadikan wisata bahari

 

Pewarta: Khalis Surry
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komunitas bangkitkan perfilman di Aceh

Komentar