Menteri PPPA apresiasi Program Mekaar jangkau 5,6 juta perempuan

Menteri PPPA apresiasi Program Mekaar jangkau 5,6 juta perempuan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, memberikan sambutan dalam kegiatan kunjungan ke SoE, ibu kota Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)

SoE,NTT (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, mengapresiasi pelaksanaan Program Mekaar yang sudah menjangkau sebanyak 5,6 juta kaum perempuan di seluruh Indonesia untuk mendapatkan modal usaha.

"Ada 5,6 juta perempuan yang ekonominya diberdayakan dengan Program Mekaar, ini sebuah capaian yang sangat bagus, saya sangat mengapresiasi dukungan rekan-rekan dari PT PNM yang melaksanakan program ini," katanya di SoE, ibu kota Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kamis.

Dia mengemukakan hal itu saat melakukan kunjungan kerja dan berdialog bersama ratusan perempuan penerima bantuan modal usaha melalui Program Mekaar dalam kegiatan yang dipusatkan di Kantor Bupati Timor Tengah Selatan.

Dia menjelaskan, Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan kepadanya untuk memperhatikan Program Mekaar karena salah satu prioritas pemerintah ke depan adalah pemberdayaan perempuan di bidang wirausaha.

Baca juga: Menteri Bintang Puspayoga resmikan sekolah perempuan di TTS


"Karena itu saya berharap banyak karena Program Mekaar ini boleh saya katakan mungkin menjadi salah satu program unggulan saya," katanya.

Untuk itu dia meminta dukungan dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) agar terus membantu pemberdayaan perempuan di berbagai daerah untuk meningkatkan taraf hidup mereka melalui pengembangan usaha ekonomi.

Menteri Bintang Puspayoga juga meminta para perempuan yang sudah mendapat pendampingan dari program tersebut agar pinjamannya dipertanggungjawabkan sebaik-baiknya.

"Ketika kita dapat pinjaman itu harus ada tri sukses yang diharapkan yaitu perencanaan, pemanfaatan, dan pengembalian modal," katanya.

"Dengan sistem bantuan permodalan ini, NPL-nya 0,1 persen yang memang sangat sedikit, sehingga kami titip kepada mama-mama semua untuk dipertanggungjawabkan bantuan yang diberikan ini."

Baca juga: Menteri PPPA deklarasi sekolah ramah anak di Kabupaten TTS

Dia juga meminta agar para penerima modal usaha terus dibimbing sehingga usahanya semakin besar dengan memperhatikan aspek produksi, kualitas, hingga pengemasan.

Dalam kunjungan kerjanya itu Menteri Bintang Puspayoga juga meresmikan sekolah perempuan Bifemeto yang menyebar pada tiga desa di daerah setempat di antaranya Anin, Oelbubuk, Tubuhue, dengan jumlah peserta sebanyak 200 orang.

Turut hadir mendampingi yakni deputi di antaranya Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Lenny N Rossalin, dan Deputi Bidang Kesetaraan Gender Agustina Erny. Hadir pula dalam kegiatan itu, Bupati TTS Epy Tahun beserta jajaran pemerintah daerah, Direktur Utama Permodalan Nasional Madani, Arief Mulyadi, para pimpinan instansi vertikal di daerah setempat.

Baca juga: Menteri PPPA: Kekerasan perempuan-anak di NTT prioritas penanganan
Baca juga: Menteri PPPA lakukan kunjungan kerja pertama ke NTT
Baca juga: Menteri PPPA apresiasi peran media atasi masalah anak dan perempuan

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri PPPA ajak ormas dan tokoh adat dukung perlindungan perempuan dan anak

Komentar