Transjakarta kawal pemberian santunan korban kecelakaan di Manggarai

Transjakarta kawal pemberian santunan korban kecelakaan di Manggarai

Kecelakaan lalu lintas antara bus Transjakarta dan pengendara sepeda motor di Manggarai, Jakarta Selatan, menewaskan satu orang, Kamis (7/11/2019) (ANTARA/HO-Twitter TMC Polda Metro Jaya)

Transjakarta berduka cita atas insiden yang terjadi hari ini
Jakarta (ANTARA) - PT Transportasi Indonesia akan mengawal operator bus Transjakarta untuk bertanggungjawab dan memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan di Manggarai.

"Transjakarta berduka cita atas insiden yang terjadi hari ini kemudian mengawal mitra operator yang bertanggung jawab, dalam hal ini Mayasari Bakti untuk memberikan santunan kepada keluarga korban," kata A. Mufti, Plt. Kadiv Sekper dan Humas PT Transportasi Jakarta dalam siaran pers yang diterima Antara, di Jakarta Kamis malam.

Mufti mengatakan insiden kecelakaan antara Transjakarta dengan pengendara sepeda motor terjadi Jumat ini pukul 15.45 WIB, berlokasi setelah lampu merah Manggarai arah Dukuh Atas.

Baca juga: Kecelakaan libatkan Transjakarta tewaskan pemotor di Manggarai

Bus Transjakarta dengan nomor body MYS 1813 bergerak setelah halte Manggarai mengarah ke Dukuh Atas dan melaju menuju halte Pasar Rumput.

Pengemudi sepeda motor dengan nomor polisi B 3110 SMK melintas dari arah kiri datangnya bus memaksakan masuk dan memotong ke dalam jalur Transjakarta sehingga pengendara menabrak MCB (separator) mengakibatkan pengendara terpental ke jalur Transjakarta sedangkan motor terpental ke jalur reguler.

"Peristiwa ini mengakibatkan korban meninggal dunia, dan dibawa ke RS POLRI Kramatjati," kata Mufti.

Baca juga: Pemotor tabrak Transjakarta di Jakarta Barat

Korban diketahui bernama Alif Rahmat Taufik Rochmat berusia 27 tahun, meninggal di tempat kejadian setelah kecelakaan.

Mufti mengatakan Transjakarta mengawal penuntasan peristiwa kecelakaan ini, seraya berupaya terus melakukan langkah-langkah untuk mengutamakan keselamatan dalam layanan operasionalnya.

"Kami juga menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian," kata Mufti.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rencana fasilitas di pusat stasiun Manggarai

Komentar