Kepulauan Sula promosikan makanan lokal di Hari Pangan Dunia

Kepulauan Sula promosikan makanan lokal di Hari Pangan Dunia

Dua orang ASN melintas di lokasi pameran Hari Pangan Sedunia ke-39 di MTQ Square, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (1/11/2019). Hari Pangan Sedunia atau World Food Day 2019 akan dipusatkan di Sulawesi Tenggara yang dibuka secara resmi oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada Sabtu (2/11/2019) ANTARA FOTO/Jojon/ama.

Ternate (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sula (Kepsul) memanfaatkan momentum peringatan Hari Pangan Sedunia yang dibuka oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo itu dengan mempromosikan berbagai makanan khas lokal dan jenis bahan lainnya yang diminati banyak pengunjung.

Kabag Humas Pemkab Kepsul, Basiludin Labesi dihubungi dari Ternate, Jumat, menyatakan, kegiatan hari pangan merupakan salah satu kesempatan untuk promosikan pangan yang di produk langsung oleh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula.

Jenis bahan lokal di stan pameran berupa madu Sula dan halua kenari, dan keduanya langsung habis terjual karena dibeli pengunjung.

Menurut dia, berbagai makanan khas lokal seperti halua kenari, olahan sagu, madu, aneka keripik, sambal kenakawahi, serta beberapa produk lainnya paling diminati masyarakat.

Baca juga: Tiga tarian khas Kerajaan Buton jadi penutup Hari Pangan Sedunia

Baca juga: Pengunjung Hari Pangan Sedunia lampaui target, tembus 82.975 orang

Baca juga: Renungan HPS XXXIX, saatnya kembali ke pangan lokal


Pada hari pangan sedunia yang digelar di Lapangan MTQ Kendari, banyak pengunjung mencoba makanan lokal seperti halua kenari, madu, olahan sagu dan madu. Di hari pertama pameran, hasil produk makanan lokal itu laku terjual.

Acara dilanjutkan dengan kunjungan ke stan pameran dan demo serta lomba untuk dipusatkan di lapangan MTQ Kendari.

Selain itu juga Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula juga turut berpartisipasi pada kegiatan pameran tersebut dengan menampilkan hasil olahan produk unggulan lokal. Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo membuka peringatan Hari Pangan Sedunia itu.

Acara pembukaan dipusatkan di Desa Pudambu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Menteri mengatakan bahwa untuk memajukan pertanian mandiri dan modern diperlukan gebrakan dari para inspirator pertanian di lapangan.

Selain itu, paling penting adalah para kepala daerah harus selalu berinovasi dalam mengembangkan pertanian, meskipun diawali dari wilayah terkecil yang terpenting setiap program harus terintegrasi serta bersinergi dengan pemerintahan yang lebih tinggi.*

Baca juga: Kementan: Peringatan Hari Pangan Sedunia tarik puluhan ribu pengunjung

Baca juga: Hari Pangan Sedunia, Mentan ajak seluruh pihak majukan pertanian

Baca juga: Hari Pangan Sedunia, masyarakat padati stan pameran di Kota Kendari

Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

5 kategori diperebutkan sejumlah instansi di bidang kesehatan

Komentar